Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Barat Pastikan Keamanan Pangan Jelang Lebaran Melalui Pengawasan di Lima Pusat Perbelanjaan

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkot Jakarta Barat Pastikan Keamanan Pangan Jelang Lebaran Melalui Pengawasan di Lima Pusat Perbelanjaan
Foto: Arsip Foto - Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat melakukan pengawasan keamanan pangan di salah satu swalayan di wilayah Kembangan, Selasa 25/12/2025 (sumber: ANTARA/Risky Syukur)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Barat melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian melakukan pengawasan keamanan pangan segar menjelang Lebaran di lima pusat perbelanjaan dan pasar pada Kamis 5 Maret 2026.

Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan mutu produk pangan yang beredar di pasar tradisional maupun swalayan di wilayah Jakarta Barat.

Kepala Seksi Ketahanan Pangan dan Pertanian Suku Dinas KPKP Jakarta Barat Milya Purnamasari menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa produk pangan yang dijual aman untuk dikonsumsi.

Ia mengatakan, "Kami bertugas mengambil 15 sampel komoditas produk pangan peternakan dan pertanian. Sampel-sampel produk pangan diperiksa secara on the spot di mobil uji laboratorium yang ditempatkan di Farmer's Market Wang Plaza."

Pengawasan Dilakukan di Lima Lokasi

Pengawasan dilakukan di lima lokasi yaitu Farmer's Market Wang Plaza, Lion Superindo Kedoya, Lion Superindo Kelapa Dua, Pasar Kedoya Utara, dan Pasar Pos Pengumben.

Petugas mengambil sampel komoditas pangan yang berasal dari sektor pertanian dan peternakan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Produk pertanian yang dijadikan sampel antara lain anggur, apel merah, beras, cabai merah keriting, cabai rawit merah, nangka muda, bawang merah, sawi hijau, sawi putih, tomat, dan kembang kol.

Sementara produk peternakan yang diperiksa meliputi daging ayam, daging sapi, ati ampela, dan kikil.

Hasil Uji Laboratorium Dinyatakan Aman

Total sampel pangan yang diuji dalam kegiatan tersebut berjumlah 63 sampel.

Sebanyak 47 sampel berasal dari produk pertanian dan 16 sampel berasal dari produk peternakan.

Milya Purnamasari menjelaskan, "Sampel produk pangan yang diperiksa berjumlah 63 sampel, dengan rincian 47 sampel pertanian dan 16 sampel peternakan. Sampel produk pangan pertanian dan peternakan diuji laboratorium untuk memastikan bebas residu pestisida, serta paparan bahan kimia berbahaya."

Seluruh sampel tersebut diperiksa di laboratorium untuk memastikan produk bebas dari residu pestisida serta paparan bahan kimia berbahaya.

Berdasarkan hasil uji laboratorium, seluruh sampel produk pangan yang diperiksa dinyatakan aman dari paparan bahan kimia berbahaya.

Milya Purnamasari menyampaikan, "Semua produk pangan segar yang beredar di Jakarta Barat aman. Kita ingin memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa pangan yang mereka konsumsi bebas residu pestisida dan zat berbahaya lainnya."

Head Office Industrial Relations atau Human Capital Department Farmer's Market Wang Plaza Rina menyampaikan bahwa pihaknya hanya menerima produk pangan dari pemasok yang memiliki izin resmi.

Ia mengatakan, “Sehingga semua produk di sini memiliki perizinan, aman dikonsumsi dan sebagainya.”

Penulis :
Shila Glorya