
Pantau - Kementerian Haji dan Umrah Kota Cirebon memastikan jamaah calon haji akan berangkat ke Tanah Suci pada 9 Mei 2026 melalui Bandara Kertajati setelah seluruh persyaratan terpenuhi.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kemenhaj Kota Cirebon, Muhamad Ikbal Sugiana, menyatakan jamaah yang berangkat telah melunasi biaya haji serta memenuhi syarat administrasi dan kesehatan.
Ia menegaskan, "Yang berangkat sekarang otomatis sudah memenuhi semua persyaratan, karena untuk bisa berangkat harus sudah lunas dan dinyatakan sehat."
Jamaah calon haji akan masuk asrama di Indramayu pada 8 Mei 2026 pukul 16.00 WIB sebagai tahapan awal sebelum keberangkatan.
Setibanya di asrama, jamaah akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang serta menerima fasilitas berupa biaya hidup, obat-obatan, dan gelang identitas.
Teknologi Gelang Identitas untuk Keamanan Jamaah
Gelang identitas yang diberikan dilengkapi sistem pemindaian berbasis aplikasi untuk memudahkan petugas dalam mengidentifikasi jamaah.
Ikbal menjelaskan, "Teknologi ini sudah digunakan sejak 2021 sehingga memudahkan petugas mendeteksi asal jamaah dan lokasi pemondokan."
Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu penanganan jamaah yang tersesat selama berada di Tanah Suci.
Jumlah dan Profil Jamaah Haji Cirebon
Total calon haji asal Kota Cirebon tahun 2026 tercatat sebanyak 278 orang dengan rincian 140 calon haji murni, 118 cadangan, 16 mutasi masuk, dan satu orang pembimbing ibadah.
Mayoritas jamaah merupakan kelompok usia lanjut dengan jamaah tertua berusia 81 tahun dan termuda sekitar 20 tahun.
Ikbal mengimbau jamaah menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan serta mempersiapkan diri secara fisik dan mental.
Ia juga mengingatkan, "Jamaah calon haji pun diminta meluruskan niat untuk beribadah serta memanfaatkan waktu di Tanah Suci secara optimal."
- Penulis :
- Shila Glorya








