
Pantau - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Asrul Sani memastikan kesiapan penuh rumah sakit dalam memberikan pelayanan rujukan kesehatan bagi jamaah calon haji Embarkasi Lombok di Mataram pada Selasa, 21 April 2026.
Kesiapan Layanan dan Tenaga Medis
Asrul Sani menyatakan bahwa pihak rumah sakit telah menyiapkan berbagai kebutuhan layanan kesehatan, termasuk tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat serta sistem rujukan pelayanan khusus bagi jamaah haji.
Ia mengungkapkan, "Kami telah menyiapkan seluruh kebutuhan pelayanan kesehatan untuk jamaah calon haji, termasuk tenaga medis dan sistem rujukan yang terintegrasi."
Ketersediaan dokter spesialis di RSUD Provinsi NTB juga disebut sangat lengkap guna mendukung pemeriksaan kesehatan jamaah secara menyeluruh.
Ia menambahkan, "Dokter spesialis kami lengkap sehingga mampu memberikan layanan optimal bagi jamaah calon haji."
Hingga saat ini, pihak rumah sakit memastikan tidak terdapat kendala dalam proses persiapan pelayanan kesehatan tersebut.
Imbauan Kesehatan dan Data Jamaah
Pihak RSUD NTB mengimbau jamaah calon haji, terutama lansia dan jamaah dengan risiko kesehatan tinggi, untuk menjaga kondisi kesehatan mengingat rangkaian ibadah haji yang panjang.
Asrul Sani mengatakan, "Kami mengimbau jamaah, khususnya lansia dan yang memiliki risiko kesehatan tinggi, agar menjaga kondisi tubuh dan mengikuti arahan tim medis."
Jamaah juga diminta untuk selalu mematuhi nasihat dari tim medis sejak masa persiapan hingga keberangkatan.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah wilayah NTB yang disampaikan oleh Lalu Muhammad Amin, jumlah jamaah calon haji NTB tahun 2026 mencapai 5.798 orang yang terbagi dalam 15 kelompok terbang.
Selain itu, terdapat tambahan 80 petugas pendamping sehingga total keseluruhan yang akan diberangkatkan mencapai 5.846 orang.
Dari total jamaah tersebut, sebanyak 190 orang termasuk kategori lanjut usia dengan usia di atas 65 tahun.
Jamaah dengan risiko kesehatan tinggi dipastikan tetap akan mendapatkan perhatian dan penanganan khusus selama proses penyelenggaraan ibadah haji.
- Penulis :
- Shila Glorya








