
Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Makassar membagikan uang saku atau living cost sebesar Rp3,4 juta atau setara 750 riyal kepada jamaah calon haji (JCH) yang akan berangkat ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.
Pembagian Living Cost dan Hak Jamaah
Ketua PPIH Embarkasi Makassar Ikbal Ismail menyatakan bahwa uang saku tersebut merupakan hak jamaah yang diberikan sebelum keberangkatan.
"Uang saku ini adalah hak jamaah yang dibagikan sebelum keberangkatan," ungkap Ikbal Ismail.
Pembagian uang saku dilakukan di asrama haji bersamaan dengan penyelesaian seluruh persyaratan administrasi keberangkatan.
Sebanyak 16.750 calon haji dari delapan provinsi yang berangkat melalui Embarkasi Makassar berhak menerima uang saku tersebut.
Ikbal Ismail yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan mengimbau jamaah membawa uang secukupnya.
"Tujuan utama perjalanan ini adalah ibadah, bukan wisata, sehingga jamaah diminta fokus memperbanyak ibadah," ia mengungkapkan.
Persiapan dan Jadwal Operasional Haji 2026
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 diakui menghadapi berbagai tantangan akibat dinamika global.
Namun, pemerintah memastikan seluruh fasilitas dan layanan telah disiapkan secara optimal agar pelaksanaan ibadah tetap berjalan lancar.
Masa operasional Embarkasi Makassar dijadwalkan berlangsung selama 31 hari hingga 21 Mei 2026.
Sementara itu, kepulangan jamaah dijadwalkan mulai 1 Juni hingga 1 Juli 2026.
Pelepasan jamaah calon haji Kloter 1 turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Rahmatika Dewi.
Acara tersebut juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan serta Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia.
- Penulis :
- Leon Weldrick








