
Pantau - Seorang remaja bernama Rizki Rahman Al Farisi (17) mendapat kesempatan berangkat haji ke Tanah Suci pada musim haji 2026 untuk menggantikan almarhum ayahnya.
Rizki ditemui di Asrama Haji Pondok Gede dan menyampaikan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut.
Ia merupakan pelajar kelas XI di SMA Dian Didaktika.
Rizki mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya sudah dijadwalkan berangkat pada tahun 2021, namun tertunda karena belum memenuhi batas usia minimum untuk berhaji.
“Saya awalnya dijadwalkan berangkat 2021, tapi belum cukup umur, jadi belum diperbolehkan. Sekarang sudah 17 tahun, akhirnya bisa berangkat,” ungkapnya.
Gantikan Peran Ayah dan Dampingi Ibu
Pada keberangkatan kali ini, Rizki akan mendampingi ibunya sekaligus menggantikan posisi ayahnya sebagai jamaah haji.
Ia menyebut persiapannya tidak jauh berbeda dari calon haji lainnya.
Namun sebagai jamaah muda, ia merasa memiliki tanggung jawab lebih besar selama menjalankan ibadah.
“Karena saya masih muda, saya harus lebih siap, terutama dari segi fisik. Kalau ada jamaah yang lebih tua membutuhkan bantuan, saya harus bisa diandalkan,” ujarnya.
Rizki menjaga kebugaran dengan rutin berolahraga seperti futsal dan lari sebagai bagian dari persiapan fisik.
Selain fisik, ia juga mempersiapkan mental untuk menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.
Jadi Sorotan, Banyak Titipan Doa
Keberangkatan Rizki di usia muda menarik perhatian lingkungan sekitar, termasuk kerabat dan tetangga.
Banyak orang menitipkan doa kepadanya untuk disampaikan di Tanah Suci.
“Banyak yang titip doa, bahkan sampai saya catat. Kurang lebih ada 20 orang yang minta didoakan,” katanya.
Rizki menilai kesempatan berhaji di usia muda adalah hal yang patut disyukuri dan tidak boleh disia-siakan.
Ia menyadari tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berhaji, terutama karena faktor kesehatan.
“Menurut saya ini kesempatan bagus, apalagi masih muda, kondisi fisik masih kuat, jadi bisa menjalankan ibadah dengan maksimal,” tuturnya.
Ia berharap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta mendampingi ibunya selama di Tanah Suci.
- Penulis :
- Arian Mesa








