
Pantau - Jack Fincham, bintang acara realitas Inggris Love Island, menjalani rehabilitasi narkoba setelah kembali terjerumus dalam kecanduan gas tertawa atau laughing gas.
Pria berusia 33 tahun itu mengaku mulai kembali menggunakan gas dinitrogen monoksida setelah keluar minum-minum pada Desember 2025, meski sebelumnya merasa telah pulih dari kecanduan.
Jack mengungkapkan kondisinya kini terpuruk secara mental dan finansial, bahkan hanya memiliki sisa uang 20 poundsterling di rekening pribadinya.
Kambuh Setelah Merasa Pulih
Jack mengatakan dirinya mulai kembali menggunakan nitrous oxide bersama teman-temannya tanpa menyadari dampak buruk yang akan terjadi.
"Sejak saat itu saya telah menggunakan narkoba, saya telah menggunakan 'laughing gas'. Saya mengonsumsi 'nitrous oxide' bersama teman-teman, saya seperti anak kecil yang bodoh," ungkapnya.
Ia mengaku malu dengan kondisinya saat ini, terlebih karena usianya sudah 33 tahun dan merasa seharusnya telah mapan serta menjalani kehidupan yang stabil.
Situasi semakin memburuk ketika ia tertangkap kamera mencium seorang perempuan dalam keadaan mabuk, kejadian yang bahkan tidak ia ingat sama sekali.
Tak Mampu Biayai Rehabilitasi
Jack mengakui dirinya tidak memiliki cukup uang untuk membiayai rehabilitasi secara mandiri.
Beruntung, organisasi pemulihan kesehatan mental dan kecanduan di Inggris, Steps Together, memberikan bantuan dengan menanggung biaya rehabilitasi.
Ia akan menjalani program pemulihan selama dua bulan di pusat rehabilitasi Rainford Hall dengan nilai mencapai 32.000 poundsterling atau sekitar Rp732,66 juta.
Program tersebut mencakup terapi intensif selama enam hari dalam seminggu, termasuk latihan fisik bersama pelatih tinju.
Bertekad Bangkit dan Pulih
Jack menyatakan tekadnya untuk menjalani proses rehabilitasi dengan serius dan tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan.
"Saya tahu saya beruntung. Saya tidak boleh mengacaukan ini. Saya akan bekerja keras dan tidak akan mengecewakan siapapun," ujarnya.
Jack Fincham dikenal publik setelah menjuarai Love Island 2018 bersama Dani Dyer, namun sejak itu kerap menghadapi masalah pribadi dan hukum akibat kecanduan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







