Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Hiburan

Teyana Taylor Ungkap Nasihat Beyoncé soal Industri Musik: “Jangan Dibawa Pribadi, Investasi pada Diri Sendiri”

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Teyana Taylor Ungkap Nasihat Beyoncé soal Industri Musik: “Jangan Dibawa Pribadi, Investasi pada Diri Sendiri”
Foto: (Sumber: Musisi sekaligus aktris Teyana Taylor. ANTARA/HO-Instagram @teyanataylor).)

Pantau - Penyanyi dan aktris Teyana Taylor membagikan momen berharga yang ia alami bersama Beyoncé, termasuk nasihat penting tentang bagaimana menghadapi kerasnya industri musik.

Dalam wawancara bersama People, Teyana mengenang nasihat-nasihat yang ia terima selama bertahun-tahun, sejak pertemuan pertamanya dengan Beyoncé pada tahun 2006, ketika ia baru berusia 15 tahun.

"Saya masuk ke dunia ini pada masa ketika saya menjalani segalanya dengan hati. Saya tidak memahami beberapa hal, dan saya akan datang kepadanya, lalu dia berkata, jangan dibawa pribadi," ungkap Teyana.

Pelajaran dari Beyoncé: Percaya dan Investasi pada Diri Sendiri

Teyana menjelaskan bahwa dunia hiburan penuh dengan momen yang membuatnya merasa terisolasi, di mana ia harus berjuang untuk mewujudkan visinya sendiri.

Beyoncé, menurutnya, tidak hanya memberikan dorongan emosional, tetapi juga strategi nyata dalam bertahan di industri ini.

"Tidak setiap cek akan masuk ke kantongmu, dan itu hanya terjadi jika kamu benar-benar percaya pada dirimu sendiri. Percaya pada diri sendiri berarti berinvestasi pada diri sendiri, dan itulah yang ia ajarkan kepada saya," ujarnya.

Nasihat itu membuat Teyana memahami bahwa membangun karier bukan hanya soal bakat, tetapi juga tentang komitmen pribadi terhadap impian dan integritas diri.

Kekaguman pada Sikap Membumi Seorang Superstar

Selain pesan-pesan profesional, Teyana juga menyoroti sikap rendah hati Beyoncé sebagai panutan di dunia hiburan yang keras.

"Menanamkan dalam diri saya: jika Beyoncé saja seperti ini, begitu membumi, maka inilah cara saya harus bersikap," ungkapnya.

Bagi Teyana, pengalaman bersama Beyoncé bukan hanya soal kolaborasi, tetapi juga pelajaran hidup tentang sikap, kerja keras, dan ketulusan dalam berkarya.

Penulis :
Gerry Eka