
Pantau - Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan kembali menangkap seorang pria berinisial R yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan saat pengungkapan kasus narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan tersebut.
Penangkapan R merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan tim gabungan setelah sebelumnya mengamankan sejumlah terduga pelaku lainnya.
Penyidik masih mendalami peran R dalam peristiwa penyerangan tersebut.
R saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk kepentingan pengembangan penyidikan.
Penyidikan Terus Dikembangkan
Tim gabungan Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan masih melakukan pengembangan penyidikan di lapangan.
Pengembangan dilakukan berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang telah dikumpulkan.
Kepolisian menegaskan akan terus memburu seluruh pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan hingga berhasil diamankan.
Kapolres Katingan menegaskan kepolisian berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut.
Dua Polisi Gugur, Satu Anggota Masih Dicari
Peristiwa penyerangan terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026 dini hari ketika personel Satresnarkoba Polres Katingan melakukan penindakan terhadap terduga bandar sabu di Desa Tumbang Kalemei.
Dalam operasi tersebut, petugas diduga mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang membawa senjata tajam.
Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas dalam operasi tersebut.
Bripda Nopandri Ramadhana, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang, kemudian ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Katingan.
Hingga kini, Aiptu Sumaryanto masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
- Penulis :
- Gerry Eka





