Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

7 Maret: World Day of Prayer

Oleh Latisha Asharani
SHARE   :

7 Maret: World Day of Prayer
Foto: Ilustrasi (Freepik)

Pantau - World Day of Prayer atau Hari Doa Sedunia diperingati setiap Jumat pertama bulan Maret sebagai ajang bagi perempuan Kristen untuk berdoa secara pribadi dan memimpin doa bersama dalam komunitas mereka. Perempuan memiliki kepedulian tinggi terhadap kebutuhan sesama, terutama perempuan dan anak-anak, sehingga lebih mampu memberikan dukungan yang tepat. Sejak 1861, meski menghadapi tantangan dari dewan misionaris pria, perempuan telah mendirikan berbagai organisasi misi yang berfokus pada kesejahteraan perempuan dan anak-anak. World Day of Prayer menjadi salah satu inisiatif untuk memperkuat dukungan dan menyediakan sumber daya bagi mereka yang membutuhkan.

Sejarah Hari Doa Sedunia

Pada abad ke-19, perempuan Kristen di Amerika Serikat dan Kanada mulai berkolaborasi dalam kegiatan misi global. Pada 1887, perempuan Presbiterian menyerukan hari doa bagi misi dalam negeri, yang kemudian diikuti oleh perempuan Metodis dari 1892 hingga 1894. Sementara itu, pada 1891, kelompok Baptis menetapkan hari doa untuk misi luar negeri.

Pada 1897, perempuan dari enam denominasi membentuk komite yang menginisiasi hari doa bersama untuk misi dalam negeri. Mereka mengadakan ibadah bersama di berbagai gereja peserta secara bergantian. Tahun 1912, Dewan Misi Luar Negeri Perempuan menetapkan hari doa bersama untuk misi luar negeri yang diperingati di berbagai negara.

Baca juga: 6 Maret: Memperingati Hari Jadi Kostrad

Setelah keberhasilan Konferensi Misionaris Ekumenis di New York pada 1900, sekelompok perempuan awam mendirikan Komite Pusat Antar-Denominasi. Mereka menyelenggarakan publikasi, konferensi musim panas, serta kursus studi untuk memperdalam pemahaman tentang kehidupan perempuan di berbagai belahan dunia. Pada 1908, dibentuk Dewan Perempuan untuk Misi Dalam Negeri yang menangani rehabilitasi imigran dan isu sosial lainnya, termasuk perencanaan hari doa bersama.

Cara Merayakan Hari Doa Sedunia

Mengadakan Doa Bersama 

Undang pemuka agama seperti pendeta, rabbi, atau imam untuk memimpin doa di rumah atau pusat komunitas. Buat undangan pribadi dan ajak tetangga serta keluarga untuk berpartisipasi dalam doa bersama.

Menyumbang untuk Misi 

Banyak gereja dari berbagai denominasi menerima sumbangan pada Hari Doa Sedunia. Donasi dapat berupa uang, makanan, obat-obatan, atau pakaian untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Mengikuti Kegiatan Gereja 

Banyak gereja mengadakan perayaan khusus pada Hari Doa Sedunia. Bergabunglah dalam ibadah dan kegiatan komunitas untuk memperingati hari ini dengan penuh makna.

Tujuan dan Makna Doa

Doa sering dikaitkan dengan penyembuhan fisik dan spiritual. Namun, bagi umat beragama, doa memiliki cakupan lebih luas sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan serta mencari ketenangan batin.

Baca juga: 5 Maret: International Information Architecture Day

Doa Pertama dalam Alkitab

Doa pertama yang tercatat dalam Alkitab dilakukan oleh Abraham dalam Kejadian 18. Ia berdoa kepada Tuhan agar tidak menghancurkan Sodom dan Gomora, tempat keponakannya, Lot, tinggal bersama keluarganya.

World Day of Prayer atau Hari Doa Sedunia menjadi momen refleksi dan solidaritas bagi umat Kristen di seluruh dunia. Dengan mengikuti berbagai kegiatan doa dan aksi sosial, peringatan ini semakin bermakna dan memberikan dampak nyata bagi sesama.

Penulis :
Latisha Asharani