Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Malaysia Sambut Sepasang Panda Raksasa Baru dari China, Disambut Meriah Publik dan Perdana Menteri

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Malaysia Sambut Sepasang Panda Raksasa Baru dari China, Disambut Meriah Publik dan Perdana Menteri
Foto: (Sumber: Panda raksasa "Xiaoyue" difoto di Kebun Binatang Negara di Selangor, Malaysia pada 10 Januari 2026. (Xinhua/Cheng Yiheng).)

Pantau - Sepasang panda raksasa asal China, Chen Xing dan Xiao Yue, secara resmi diperkenalkan kepada publik Malaysia pada Sabtu, 10 Januari 2026, setelah menyelesaikan masa karantina dan aklimatisasi di Pusat Konservasi Panda Raksasa (Giant Panda Conservation Center/GPC) di Zoo Negara, Malaysia.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, hadir dalam acara tersebut sebagai tamu kehormatan dan menyampaikan apresiasi atas kerja sama konservasi antara Malaysia dan China.

Dalam sambutannya, Anwar menyebut bahwa panda raksasa sangat populer di kalangan masyarakat Malaysia, dan bahkan berkelakar bahwa kedua panda baru itu hanya menyukai jenis bambu tertentu yang ditanam di Negeri Sembilan.

Ia menegaskan bahwa kedatangan Chen Xing dan Xiao Yue sejalan dengan nilai-nilai pemerintah Malaysia yang menekankan keberlanjutan lingkungan dan keselarasan dengan alam.

Antusiasme Pengunjung Sambut Chen Xing dan Xiao Yue

Kehadiran panda raksasa baru ini disambut antusias oleh masyarakat.

Seorang warga Kuala Lumpur bernama Hari, datang bersama keluarganya dan ikut mengantre panjang demi bisa melihat langsung panda-panda tersebut.

"Saya sudah pernah mengunjungi pusat panda sebelumnya. Kali ini, dengan kedatangan sepasang panda raksasa baru di Malaysia, saya tentu harus datang untuk melihat mereka," ungkapnya.

Ia menambahkan, "Ini kesempatan yang luar biasa untuk dapat melihat hewan-hewan langka ini dari dekat. Saya berharap Malaysia dapat menampung mereka untuk waktu yang lama, dan terus melakukannya setelah Chen Xing dan Xiao Yue pulang."

Pengunjung lainnya, Siti Asimah, mengaku sangat menantikan kehadiran panda baru setelah pasangan panda sebelumnya, Xing Xing dan Liang Liang, dipulangkan ke China.

"Saya diberi tahu sebelumnya bahwa panda-panda itu sangat pemilih, mereka tidak memakan sembarang bambu. Mereka hanya mau memakan bambu dari Rembau, setelah mencoba berbagai jenis bambu dari berbagai lokasi," ujarnya.

Kelanjutan Kerja Sama Konservasi China–Malaysia

Chen Xing dan Xiao Yue tiba di Malaysia pada November tahun lalu, menggantikan pasangan panda pertama Xing Xing dan Liang Liang yang telah menyelesaikan masa tinggal selama 11 tahun dan dipulangkan ke China pada Mei 2025.

Kerja sama konservasi panda antara China dan Malaysia dimulai sejak tahun 2014 dan terus diperkuat hingga saat ini.

Pada April 2025, kedua negara menandatangani pernyataan bersama untuk melanjutkan kerja sama penelitian dan konservasi panda raksasa.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan akan adanya kemajuan lebih lanjut dalam upaya pelestarian spesies langka ini di masa mendatang.

Penulis :
Gerry Eka