
Pantau - Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, kawasan Glodok Pancoran Chinatown, Jakarta Barat, dipenuhi semarak warna merah dari pernak-pernik khas Tionghoa yang dijajakan di sepanjang jalan oleh pedagang musiman.
Ornamen Imlek Serbu Pasar Glodok
Berbagai ornamen khas Imlek dijual dengan harga bervariasi, mulai dari lampion merah, boneka kucing hoki, hingga gantungan emas dan angpao.
Harga lampion merah berkisar antara Rp80.000 hingga Rp500.000 tergantung ukuran dan motifnya.
Boneka kucing hoki dibanderol mulai dari Rp50.000 hingga Rp100.000.
Gantungan emas ditawarkan dengan harga Rp30.000 sampai Rp300.000, sementara amplop angpao dijual mulai Rp5.000 hingga Rp35.000.
Selain itu, tersedia juga bando merah seharga Rp25.000–Rp30.000 dan rangkaian bunga hias yang dibanderol antara Rp350.000 hingga Rp1,3 juta.
"Ukuran dan bentuk ornamen sangat memengaruhi harga, dan tahun ini banyak pembeli yang mencari dekorasi unik," ungkap Nia, salah satu pedagang musiman.
Pedagang lain seperti Eli dan Rian mengaku memperpanjang jam operasional hingga 24 jam demi melayani lonjakan pengunjung menjelang hari raya.
Kawasan Glodok Semakin Meriah Menyambut Imlek
Suasana di kawasan Glodok semakin meriah dengan hadirnya perlengkapan sembahyang, kuliner khas Imlek, hingga dekorasi tematik yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan.
Sebagai salah satu pusat budaya Tionghoa di Jakarta, Glodok menjadi destinasi favorit untuk berburu kebutuhan Imlek.
"Suasananya ramai dan penuh warna, bukan hanya warga Tionghoa saja yang datang, tapi masyarakat umum juga ikut merayakan," ujar Rian.
Keramaian ini menunjukkan bahwa perayaan Tahun Baru Imlek telah menjadi bagian dari keragaman budaya yang dirayakan bersama oleh masyarakat Jakarta.
- Penulis :
- Gerry Eka







