Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Tradisi Pembersihan Rupang Buddha di Vihara Viriya Bala Jadi Pendidikan Karakter Anak Sekolah Minggu Jelang Imlek 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tradisi Pembersihan Rupang Buddha di Vihara Viriya Bala Jadi Pendidikan Karakter Anak Sekolah Minggu Jelang Imlek 2026
Foto: (Sumber: Anak-anak Sekolah Minggu membersihkan Rupang Buddha menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Vihara Viriya Bala di Jalan Lewa II, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (15/2/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur)..)

Pantau - Tradisi Imlek menjadi sarana pendidikan karakter bagi puluhan anak Sekolah Minggu di Vihara Viriya Bala, Jalan Lewa II, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur, menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026 melalui kegiatan pembersihan Rupang Buddha.

Pengurus Yayasan Vihara Viriya Bala Bidang Pendidikan dan Sosial Budaya Liana menyampaikan, "Puluhan anak-anak Sekolah Minggu Vihara Viriya Bala menggelar tradisi pembersihan Rupang Buddha menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter,".

Tradisi tersebut dilakukan dengan membersihkan Rupang Buddha secara langsung menggunakan air dan tangan sebagai bagian dari kegiatan sakral, bukan sekadar membersihkan patung.

Liana menjelaskan, "Momen ini melambangkan penyucian jiwa dan pembersihan diri dari segala hal negatif,".

Ia menambahkan bahwa tradisi ini rutin dilakukan setiap menjelang Imlek dan menjadi momen perenungan untuk membuang kotoran batin serta menyambut tahun baru dengan hati yang suci sebagai bentuk penghormatan kepada Tri Ratna.

Dalam kegiatan itu, lima Rupang Buddha dibersihkan yang terdiri atas empat patung berukuran kecil dan satu patung berukuran sedang.

Makna Spiritual dan Tradisi Turun-Temurun

Tradisi turun-temurun tersebut berkaitan dengan aktivitas manusia selama setahun sebelum Tahun Baru Imlek dan kepercayaan tentang momen "Toapekong dapur naik" atau dewa dapur yang dipercaya naik ke langit untuk melaporkan aktivitas manusia.

Liana mengatakan, "Saat mereka naik itu, kita bersihkan semua itu. Setelah Imlek, para dewa dipercaya turun kembali dalam keadaan yang lebih bersih,".

Ia menambahkan harapan, "Biar berkahnya mengalir lebih lancar,".

Tradisi itu menjadi simbol bagi umat untuk membuka diri dan membersihkan batin sebelum Imlek agar dapat menerima keadaan yang lebih baik.

PPSU Bersihkan Lingkungan Vihara

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, sebanyak 15 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pekayon turut membersihkan lingkungan vihara di Jalan Lewa II RT 01/RW 10, Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Para petugas menyapu area vihara, membersihkan rumput liar di area parkir, serta mengangkut sampah yang menumpuk di saluran air dan genteng bangunan.

Kerja bakti tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap warga yang akan merayakan Tahun Baru Imlek sekaligus diharapkan memperkuat semangat toleransi antarumat beragama.

Lurah Pekayon Akhmad Bakri menyampaikan, "Kita ingin menjalin toleransi, saling bahu-membantu dalam kegiatan keagamaan. Semoga bantuan dari kami bisa bermanfaat dan membuat lingkungan lebih bersih dan nyaman untuk perayaan Imlek nanti,".

Penulis :
Ahmad Yusuf