
Pantau - Tren cita rasa pistachio kunafa yang tengah populer mendorong produsen oleh-oleh legendaris Pia Cap Mangkok menghadirkan kembali varian pia pistachio kunafa edisi spesial selama Ramadhan 2026 di Malang, Jawa Timur.
Direktur Pia Cap Mangkok Eunike Christian mengatakan varian tersebut diluncurkan sebagai respons terhadap tren rasa Timur Tengah yang sedang digemari sekaligus menjaga relevansi produk pia yang telah menjadi oleh-oleh khas Malang sejak 1959.
"Inovasi ini bukan sekadar menghadirkan rasa baru, tetapi menjadi bagian dari komitmen kami untuk menjaga relevansi tanpa meninggalkan akar sejarah," ujarnya.
Perpaduan Pia Tradisional dan Rasa Global
Eunike menjelaskan varian pistachio kunafa dirancang sebagai edisi modern terbatas yang memadukan karakter pia legendaris dengan cita rasa pistachio dan kunafa yang tengah populer secara global.
Inovasi tersebut diharapkan mampu menjembatani selera lintas generasi, mulai dari pelanggan lama hingga generasi muda.
Selama lebih dari 65 tahun, Pia Cap Mangkok dikenal sebagai bagian dari tradisi wisata ke Kota Malang.
Bagi wisatawan, membawa pulang pia tidak hanya sebagai oleh-oleh, tetapi juga menjadi simbol pengalaman berkunjung ke kota tersebut.
Menjaga Autentisitas Oleh-Oleh Khas Malang
Perusahaan tetap mempertahankan konsep eksklusivitas produknya dengan tidak melakukan ekspansi distribusi secara luas.
Produk pia tersebut hanya dapat diperoleh langsung di Malang sehingga memperkuat nilai autentisitasnya sebagai oleh-oleh khas daerah.
Melalui peluncuran kembali varian pistachio kunafa tersebut, perusahaan berharap dapat memperkuat posisinya sebagai ikon kuliner Malang.
Inovasi ini juga menunjukkan bahwa produk warisan kuliner dapat terus berkembang mengikuti tren tanpa kehilangan identitas aslinya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







