Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Museum Lokananta Surakarta Jadi Pusat Pelestarian Sejarah Musik Indonesia

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Museum Lokananta Surakarta Jadi Pusat Pelestarian Sejarah Musik Indonesia
Foto: (Sumber: Seorang pengunjung mengamati koleksi kaset dan piringan hitam yang dipajang saat musim liburan di Museum Lokananta di Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, pada 27 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Bram Selo.)

Pantau - Museum Lokananta di Surakarta menjadi pusat pelestarian sejarah musik Indonesia sekaligus destinasi edukasi yang menarik minat masyarakat, terutama saat musim liburan.

Didirikan pada 1956, Lokananta merupakan perusahaan musik milik negara pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Museum ini menyimpan berbagai koleksi piringan hitam dan kaset musik legendaris yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Sejumlah musisi ternama Indonesia seperti Gesang, Waldjinah, Titiek Puspa, Bing Slamet, dan Anggun C Sasmi pernah berkarya melalui Lokananta.

Selain sebagai museum, Lokananta juga memiliki studio rekaman yang hingga kini masih aktif digunakan.

Produksi musik analog dalam format kaset juga tetap dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya.

Pengunjung dapat melihat langsung koleksi musik klasik sekaligus memahami perjalanan industri musik Indonesia.

Museum ini juga menjadi ruang edukasi yang menggabungkan unsur sejarah dan budaya.

Pada musim liburan, Lokananta ramai dikunjungi masyarakat yang ingin menikmati suasana sekaligus berwisata edukatif.

Pengunjung terlihat antusias mengamati koleksi kaset dan piringan hitam serta memanfaatkan area museum sebagai tempat berfoto.

Sebagai informasi tambahan, Museum Lokananta tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan arsip musik, tetapi juga sebagai ruang pelestarian sejarah industri musik nasional.

Penulis :
Gerry Eka