
Pantau - Dokter spesialis gizi klinik dr. Putri Sakti, M.Gizi, Sp.GK, AIFO-K mengingatkan dehidrasi tidak boleh diabaikan karena kekurangan cairan dapat meningkatkan beban kerja jantung hingga mengganggu fungsi ginjal.
Sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri atas air sehingga kecukupan cairan diperlukan untuk menunjang berbagai fungsi organ tubuh.
“Darah mengental sehingga beban kerja jantung meningkat untuk memompa darah ke seluruh organ. Hal ini bisa memicu penurunan tekanan darah dan gejala pusing,” kata Putri kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Dehidrasi Bisa Picu Gangguan Ginjal hingga Heat Stroke
Putri menjelaskan kekurangan cairan juga dapat menurunkan fungsi ginjal karena organ tersebut mengalami kesulitan menyaring racun.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan batu ginjal.
“Risiko heat exhaustion dan heat stroke yang dapat menyebabkan kegagalan organ dan meningkatkan risiko gangguan keselamatan jiwa,” ujar dia.
Putri mengatakan rasa haus merupakan “sinyal darurat” yang menunjukkan tubuh sudah mengalami dehidrasi.
Menurut dia, terdapat sejumlah tanda awal kekurangan cairan yang kerap tidak disadari, salah satunya perubahan warna urine menjadi lebih gelap dan pekat.
“Warna urine lebih gelap dan pekat dan frekuensi buang air kecil menurun (kurang dari 4–5 kali sehari),” kata dia.
Tanda lainnya meliputi sakit kepala ringan atau kepala terasa melayang, tubuh cepat lelah dan mengantuk, sulit berkonsentrasi atau mengalami brain fog, serta mudah tersinggung.
Mulut, bibir, dan mata yang terasa kering juga dapat menjadi tanda kekurangan cairan karena produksi air liur dan air mata berkurang.
Putri menyebut keinginan mengonsumsi makanan manis secara tiba-tiba juga dapat muncul ketika tubuh kekurangan cairan.
“Tiba-tiba ingin mengonsumsi makanan manis dikarenakan organ hati kesulitan memecah cadangan glukogen menjadi glukosa, sehingga tubuh mengirim sinyal "palsu" berupa rasa lapar atau ingin gula,” tutur dia.
Cegah Dehidrasi dengan Minum Sebelum Haus
Putri menyarankan masyarakat menerapkan prinsip minum sebelum merasa haus untuk membantu mencegah dehidrasi.
Ia menyarankan target konsumsi cairan minimal dua hingga 2,5 liter per hari dengan jumlah yang ditambah apabila melakukan aktivitas berat di bawah terik matahari.
Asupan cairan juga dapat diperoleh dari buah dan sayuran yang kaya air, seperti semangka, melon, jeruk, timun, dan selada.
Makanan berkuah bening juga dapat menjadi sumber tambahan cairan dan mineral alami bagi tubuh.
- Penulis :
- Aditya Yohan




