Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satgas Karhutla Tanjabbar Berhasil Padamkan Kebakaran 5 Hektare di Rawa Demit dengan Bantuan Water Bombing

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Satgas Karhutla Tanjabbar Berhasil Padamkan Kebakaran 5 Hektare di Rawa Demit dengan Bantuan Water Bombing
Foto: (Sumber: Lahan terbakar di daerah Rawa Demit Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjungjabung Barat, Jambi yang berhasil dipadamkan tim Satgas Tanjabbar dibantu waterbombing helikopter milik PT WKS (SinarMas Gruop), Selasa (22/7/2025). ANTARA/HO-Pik/pri.)

Pantau - Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar), Provinsi Jambi, berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas lima hektare di daerah Rawa Demit, Desa Pematang Lumut, Kecamatan Betara.

Lahan yang terbakar berstatus Akta Pelepasan Hak atas Tanah (APH), dan pemadaman dilakukan sejak Senin, 21 Juli 2025.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjabbar, Zulfikri, menyampaikan bahwa kebakaran berhasil dipadamkan dalam waktu dua hari dengan dukungan water bombing dari helikopter milik PT Wirakarya Sakti (WKS).

"Api saat ini sudah dapat dipadamkan dan petugas di lapangan juga masih melakukan pendinginan untuk mengantisipasi terjadinya lagi api membakar lahan yang lainnya," ujarnya.

Helikopter Mi 171 Lakukan 52 Kali Drop Air

Pemadaman udara dilakukan menggunakan helikopter jenis Mi 171 PK-BST milik APP SinarMas yang memiliki kapasitas 5.000 liter air.

Helikopter tersebut melakukan satu sortie dan menjatuhkan air sebanyak 52 kali di lokasi kebakaran.

Operasi darat turut melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, Manggala Agni, BPBD, dan pihak PT WKS.

Titik api berasal dari loncatan api yang menyebar melalui selasah atau sisa vegetasi kering yang terbakar dan terbawa angin.

BPBD Tanjabbar mencatat bahwa total 11 hektare lahan telah berhasil dipadamkan oleh tim Satgas Karhutla sejak Januari hingga Juli 2025.

Imbauan untuk Tidak Bakar Lahan

Zulfikri menegaskan bahwa Satgas Karhutla telah bekerja maksimal dalam menangani kebakaran lahan di wilayah tersebut.

Hasil pemadaman telah dilaporkan ke Satgas Karhutla Provinsi Jambi, Bupati Tanjabbar, dan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB RI.

Satgas Karhutla Tanjabbar juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berisiko menyebar ke lahan milik perusahaan maupun milik pribadi.

Penulis :
Ahmad Yusuf