
Pantau - Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp4,7 miliar untuk korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebagai bentuk solidaritas masyarakat Batam terhadap saudara sebangsa yang terdampak bencana.
"Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana sangat tinggi, dan hampir setiap kegiatan besar selalu disertai dengan penggalangan donasi kemanusiaan," ungkap perwakilan Pemerintah Kota Batam.
Total bantuan yang disalurkan terdiri dari Rp2,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam dan Rp2,2 miliar yang berasal dari hasil donasi masyarakat Batam.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan seluruh masyarakat Batam, kami berharap musibah ini segera berakhir dan Sumatera Utara dapat kembali pulih,” ia menambahkan.
Apresiasi Gubernur Sumatera Utara dan Data Dampak Bencana
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Batam.
"Terima kasih telah membersamai kami dalam masa sulit ini. Semoga bantuan yang diberikan membawa kebaikan dan menjadi pahala bagi kita semua," ujarnya.
Bobby Nasution juga mengungkapkan perkembangan penanganan bencana per 8 Januari 2026, dengan rincian dampak sebagai berikut: 479.045 kepala keluarga (KK) atau 1.803.549 jiwa terdampak, 3.371 KK atau 13.378 jiwa mengungsi, 372 jiwa meninggal dunia, 126 luka-luka, dan 42 orang dinyatakan hilang.
Dari total 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, 18 daerah tercatat terdampak bencana.
Lima kabupaten/kota mengalami dampak paling parah, meski nama-namanya tidak disebutkan dalam laporan.
Status tanggap darurat masih diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Posko penanganan bencana akan dibuka selama tiga bulan ke depan.
"Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan logistik, serta upaya mengurangi jumlah pengungsi melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap," jelas Bobby.
Bantuan dari Kota Batam akan diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan pascabencana.
- Penulis :
- Leon Weldrick








