
Pantau - DPRD Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi membuka ribuan lapangan kerja baru di daerah tersebut melalui pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Serapan Tenaga Kerja dari SPPG
Ketua DPRD Pasaman, Nelfri Asfandi, mengatakan program MBG yang merupakan salah satu Asta Cita Presiden Prabowo telah memberikan dampak positif di Pasaman.
"Program MBG merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo yang manfaatnya sudah mulai dirasakan di Pasaman. Khususnya terbukanya lapangan kerja baru bagi masyarakat," ungkapnya.
Menurut Nelfri, satu unit SPPG dapat menyerap sekitar 50 tenaga kerja.
"Sementara di Pasaman sesuai analisa potensi penerima manfaat membutuhkan 34 unit SPPG. Ini tentu bisa menyerap 1.700 orang tenaga kerja," jelasnya.
Potensi Penerima Manfaat dan Tantangan
Program MBG ditujukan untuk meningkatkan kesehatan, kecerdasan, serta produktivitas generasi penerus bangsa, khususnya anak usia sekolah.
Di Kabupaten Pasaman, potensi penerima manfaat mencapai 101.858 jiwa yang terdiri dari 74.518 siswa di 12 kecamatan dan 62 nagari, serta 27.340 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Jika satu unit SPPG melayani 3.000 penerima manfaat, maka Pasaman diperkirakan membutuhkan 34 unit SPPG.
Sebagai langkah awal, program ini telah dijalankan di beberapa sekolah di Pasaman.
"Sebagai langkah awal, kita telah melaksanakan program MBG di beberapa sekolah di Kabupaten Pasaman. Kita menyadari bahwa pelaksanaan program ini tidaklah mudah dan membutuhkan kerja sama serta sinergi dari berbagai pihak," ujar Nelfri.
DPRD Pasaman bersama Pemkab Pasaman secara rutin melakukan rapat evaluasi dengan Satgas MBG yang telah dibentuk.
"Kita akan bersama-sama meninjau kembali pelaksanaan program, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan solusi terbaik untuk keberlanjutan program ini di masa depan," tegasnya.
Selain itu, DPRD juga meminta agar setiap unit SPPG memperhatikan kualitas makanan agar sesuai standar gizi yang ditetapkan pemerintah.
"Kita akan selalu dukung secara bersama. Kemudian melaksanakan pengawasan bersama agar berjalan dengan baik," tambah Nelfri.
- Penulis :
- Shila Glorya








