
Pantau - Gedung DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB) dibakar dan dijarah massa pada Sabtu siang hingga sore, memicu langkah cepat Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang langsung mengumpulkan sejumlah tokoh masyarakat pada malam harinya.
Gubernur Ambil Langkah Konsolidasi
Gubernur Iqbal menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) NTB untuk menjaga stabilitas.
"Kita sudah berbagi tugas. Intinya kita berusaha untuk menjaga situasi tetap kondusif. Itu yang penting, karena kita sedang membangun. Setiap situasi ketidakstabilan yang terjadi pasti akan berdampak pada pembangunan dan akhirnya terhadap masyarakat luas. Itu yang kita jaga," kata Iqbal.
Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya mengumpulkan tokoh masyarakat agar seluruh pihak memiliki persepsi yang sama dalam meredam ketegangan.
"Ini kita baru mau kumpul para tokoh, mudah-mudahan masyarakat tetap tenang," ungkapnya.
Ia juga menambahkan, "Insya Allah semuanya dalam keadaan baik. Mudahan kita tetap stabil bisa mengendalikan situasi dan tidak mudah terprovokasi."
Kronologi Pembakaran Gedung DPRD NTB
Situasi di Gedung DPRD NTB mulai berangsur kondusif pada Sabtu sore setelah sebelumnya dibakar dan dijarah massa.
Pantauan pada pukul 16.00 WITA, petugas pemadam kebakaran dari Pemerintah Kota Mataram masih berupaya memadamkan api di lokasi.
Dua gedung yang terbakar adalah gedung utama DPRD yang biasa dipakai rapat dan sidang paripurna hingga ludes dilalap api, serta gedung Sekretariat DPRD yang sehari-hari dipakai karyawan.
Sejumlah bagian gedung porak poranda setelah dihancurkan dan dijarah massa dalam aksi demonstrasi yang berlangsung sejak siang hari.
Asap masih terlihat mengepul dari bangunan yang terbakar hingga menjelang sore.
Mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa berangsur-angsur meninggalkan lokasi kantor DPRD NTB.
Jalan Udayana yang sempat ditutup aparat kini sudah kembali dibuka.
Gedung DPRD yang terbakar ramai ditonton oleh warga sekitar.
Sementara itu, aparat kepolisian dan TNI masih berjaga di depan gedung DPRD NTB untuk mengamankan lokasi.
- Penulis :
- Arian Mesa
- Editor :
- Tria Dianti








