Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polri Luncurkan Sistem Penerimaan Baru untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 204

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Polri Luncurkan Sistem Penerimaan Baru untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Siapkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 204
Foto: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (kedua kiri) bersama Ketua Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan (kedua kanan), Wakil Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Martha Dedi Prasetyo (kiri), serta As SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar (kanan) meresmikan peluncuran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, pada Senin 27/10/2025 (simber: Divisi Humas Polri)

Pantau - Polri resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bentuk komitmen dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing global.

Peluncuran Sistem dan Visi Pendidikan Jangka Panjang

Peluncuran ini dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta, pada Senin, 27 Oktober 2025.

Turut hadir Ketua Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, Wakil Ketua Pembina Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Martha Dedi Prasetyo, dan Asisten SDM Kapolri Irjen Pol. Anwar.

Wakapolri menyampaikan bahwa kehadiran SMA KTB merupakan kontribusi nyata Polri dalam mendukung pembangunan SDM unggul yang selaras dengan visi Astacita Presiden RI Prabowo Subianto.

"Ini merupakan komitmen dari Polri, dari pimpinan Polri, bahwa kami akan selalu hadir dalam rangka mendukung program Astacita Bapak Presiden. Kami akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, dari mulai Bhabinkamtibmas, para Kapolsek, Kapolres, Kapolda, hingga seluruh staf Polri, bersama-sama masyarakat untuk membangun negeri yang kita cintai," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa investasi pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa, dengan mencontohkan kesuksesan negara-negara seperti Jepang dan Singapura.

"Tidak ada negara yang hebat tanpa investasi SDM yang unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua," ia mengungkapkan.

Sistem Seleksi Ketat dan Antusiasme Tinggi Masyarakat

SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, dan mengusung konsep sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB).

Konsep pendidikan di SMA ini tidak hanya menekankan pada prestasi akademik, tetapi juga pengembangan menyeluruh potensi siswa dalam aspek intelektual, sosial, emosional, serta pembentukan 12 karakter kebhayangkaraan.

Antusiasme masyarakat terhadap SMA KTB sangat tinggi sejak Tahun Ajaran 2025.

Tercatat lebih dari 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar melalui sistem blind admission, sebuah sistem yang menjamin kesempatan setara bagi semua anak berprestasi tanpa mempertimbangkan latar belakang.

Dari jumlah tersebut, hanya 120 siswa terbaik yang diterima dan mendapat beasiswa penuh.

Untuk Tahun Ajaran 2026/2027, sistem seleksi diperkuat dengan tambahan instrumen seperti Tes Potensi Akademik (TPA), IELTS, Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani.

Langkah ini bertujuan menjaring siswa dengan kombinasi kemampuan akademik, kesehatan prima, kekuatan fisik, dan karakter unggul.

Meski baru berjalan satu tahun, SMA KTB telah mencatatkan prestasi nasional, termasuk dalam cabang olahraga basket, sebagai bukti keseriusan Polri dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Fasilitas sekolah telah disesuaikan dengan standar internasional dan didukung oleh tenaga pendidik dari universitas terbaik nasional dan internasional yang berpengalaman di sekolah global.

Para guru di SMA KTB berkomitmen mendidik generasi penerus bangsa menuju visi besar Indonesia Emas 2045.

Penulis :
Arian Mesa