Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Enam Titik Jalan Terban dan Satu Putus Total di Lembah Anai Akibat Banjir Bandang dan Longsor

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Enam Titik Jalan Terban dan Satu Putus Total di Lembah Anai Akibat Banjir Bandang dan Longsor
Foto: (Sumber: Petugas melintas di samping batu besar yang terbawa banjir bandang di jalan batas Kota Padang Panjang, Minggu (30/11/2025). ANTARA/Muhammad Zulfikar)

Pantau - Kepolisian Resor (Polres) Padang Panjang, Sumatera Barat, melaporkan bahwa terdapat enam titik jalan terban dan satu titik jalan putus total di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, akibat banjir bandang dan tanah longsor.

Kondisi ini menyebabkan jalur utama penghubung Kota Padang dan Kota Padang Panjang tidak dapat dilalui kendaraan.

"Tadi pagi kami melakukan pengecekan di jalur Lembah Anai ada sekitar enam titik jalan terban dan satu titik putus total, tepatnya di pemandian Mega Mendung," ungkap Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Pinot di Kota Padang Panjang pada Minggu.

Akses Jalan Terputus, Warga Dialihkan Lewat Jalur Alternatif

Sebagai respons terhadap situasi ini, masyarakat yang hendak menuju kawasan terdampak diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif melalui Sitinjau Lauik ke arah Kabupaten Solok.

Untuk menghindari kecelakaan, petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan Kota Padang Panjang disiagakan di sejumlah titik perbatasan.

Mereka bertugas mengamankan lalu lintas dan mencegah kendaraan masuk ke wilayah terdampak, khususnya di perbatasan antara Kota Padang Panjang dan Kabupaten Tanah Datar.

Petugas tetap memberikan akses terbatas bagi warga yang ingin mengambil barang-barang pribadi dari rumah mereka dan membawanya ke lokasi pengungsian.

Namun demikian, masyarakat umum yang tidak memiliki kepentingan dilarang melintasi area tersebut demi keselamatan.

Proses Pembersihan Material Longsor Terus Dilakukan

Di lokasi bencana, alat berat seperti ekskavator terus dioperasikan untuk membersihkan material longsor dan banjir yang menutupi jalan.

Material yang menumpuk terdiri dari batu besar, kayu, pasir, dan lumpur.

Upaya pemulihan jalan dilakukan secara bersama oleh aparat TNI, Polri, serta para relawan yang bekerja di lapangan.

Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra, menyampaikan bahwa Balai Pelaksanaan Jalan Nasional saat ini tengah berupaya membangun jalan darurat.

"Dari informasi kepala Balai Jalan kemarin, mereka berusaha minimal untuk kendaraan roda empat dan sejenisnya ukuran kecil itu bisa dilewati dalam waktu dua minggu ini," jelasnya.

Jalan darurat tersebut ditargetkan menggantikan akses utama yang saat ini terputus menuju Kota Padang Panjang.

Penulis :
Gerry Eka