
Pantau - BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) melaksanakan verifikasi akurasi sistem X-band radar maritim yang dibangun di perairan Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau, untuk memastikan fungsi radar berjalan optimal menjelang pengoperasian penuh pada Januari 2026.
"Tim melakukan pengamatan gelombang laut untuk memverifikasi radar maritim yang ada di Batam," ungkap BMKG dalam keterangan resminya.
Verifikasi Radar Dilakukan di Tengah Gelombang Kuat
Verifikasi dilakukan pada Sabtu, 29 November 2025, oleh Tim Direktorat Meteorologi Maritim BMKG bersama Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam, dengan fokus pada uji fungsi dan validasi data radar.
Dalam pelaksanaannya, tim melepas wave drifter buoy portable untuk mengukur arus dan gelombang laut di area jangkauan radar.
Data dari alat tersebut digunakan untuk membandingkan dan memvalidasi data radar, demi memastikan keakuratan pemantauan cuaca maritim secara real time.
"Data arus dan gelombang yang akurat ini akan sangat bermanfaat untuk aktivitas pelayaran di perairan sekitar Batam," jelas BMKG.
Tim menghadapi tantangan berupa gelombang kuat selama dua hari pelaksanaan survei, namun proses verifikasi berhasil diselesaikan dengan baik.
Radar Maritim Siap Beroperasi Penuh Awal 2026
X-band radar maritim ini dibangun pada tahun 2025 di tiga provinsi, yaitu:
Kepulauan Riau (Batam)
Kalimantan Tengah
Sumatera Utara (Medan)
Pembangunan radar ditargetkan rampung pada Desember 2025, dan mulai beroperasi penuh Januari 2026.
Radar maritim berfungsi untuk mengamati gelombang laut, arus, angin, dan kedalaman laut secara real time, guna memperkuat sistem peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah pesisir dan laut Indonesia.
"Peralatan ini sangat penting untuk menghasilkan data cuaca dan peringatan dini yang lebih akurat. Kami membutuhkan partisipasi dan keterlibatan masyarakat untuk menjaga peralatan BMKG," imbau BMKG.
BMKG berharap, jaringan radar maritim ini akan menjadi instrumen vital dalam meningkatkan keselamatan pelayaran serta pemantauan maritim di wilayah strategis Indonesia.
- Penulis :
- Gerry Eka




