
Pantau - Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed Elkhereiji mewakili Menteri Luar Negeri Pangeran Faisal bin Farhan bin Abdullah dalam pertemuan luar biasa Komite Eksekutif Terbuka tingkat menteri luar negeri negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Jeddah untuk membahas pendudukan Israel.
Pada awal pidatonya, ia menyampaikan terima kasih kepada Negara Palestina atas undangan untuk mengadakan pertemuan luar biasa tersebut.
Waleed Elkhereiji menyatakan, "Kita bertemu hari ini dengan keyakinan bersama bahwa kebijakan dan praktik otoritas pendudukan Israel merupakan ancaman terbesar bagi keamanan dan perdamaian," katanya.
Ia menambahkan, "Ini kita lakukan dengan tekad kita untuk menghadapi ancaman ini dengan mengoordinasikan posisi kita, mengembangkan mekanisme kerja sama di antara kita, dan memperkuat aksi Islam bersama kita," imbuhnya.
Dukung Solusi Dua Negara
Elkhereiji menegaskan kembali dukungan Kerajaan Arab Saudi terhadap Aliansi Global untuk Implementasi Solusi Dua Negara serta upaya menyatukan posisi internasional.
Ia menekankan pentingnya memobilisasi dukungan politik dan ekonomi serta mendorong langkah-langkah praktis yang menerjemahkan komitmen menjadi tindakan konkret guna mempercepat realisasi Solusi Dua Negara.
Kerajaan Arab Saudi menyatakan komitmennya melanjutkan upaya bersama negara mitra untuk mencapai perdamaian adil dan komprehensif yang memenuhi aspirasi rakyat Palestina dalam menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara merdeka sesuai Inisiatif Perdamaian Arab.
Elkhereiji menyebut Deklarasi New York, Rencana Perdamaian Komprehensif, dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 sebagai kerangka kerja terintegrasi dan koheren dalam tujuannya.
Kerangka tersebut menekankan pentingnya mendukung Otoritas Nasional Palestina, memperkuat kapasitas kelembagaannya, serta memastikan keterkaitan kelembagaan dan geografis antara Gaza dan Tepi Barat demi menjaga persatuan wilayah Palestina.
Kerajaan Arab Saudi kembali menegaskan hak rakyat Palestina yang tidak dapat dicabut, terutama hak menentukan nasib sendiri dan hak untuk kembali, serta menyerukan penyaluran bantuan kemanusiaan melalui mekanisme internasional dengan kerja sama penuh.
Soroti Koordinasi dengan Amerika Serikat
Dalam pidatonya, Elkhereiji menyampaikan apresiasi Kerajaan atas upaya yang dipimpin Presiden Donald Trump terkait isu tersebut.
Ia menekankan bahwa koordinasi dengan Amerika Serikat dalam mengimplementasikan rencana perdamaian komprehensif merupakan peluang nyata untuk mengakhiri konflik dan mendorong integrasi regional serta stabilitas berkelanjutan.
Pada penutup pidato, Elkhereiji menegaskan komitmen Kerajaan terhadap stabilitas dan perdamaian serta mengutuk setiap pelanggaran terhadap kedaulatan negara anggota OKI.
Ia menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan militer dan munculnya retorika bermusuhan serta meminta semua pihak menahan diri dan melakukan de-eskalasi.
Ia menegaskan bahwa perdamaian dan keamanan yang langgeng hanya dapat dicapai melalui dialog, diplomasi, saling menghormati, tidak campur tangan dalam urusan internal negara, dan penyelesaian sengketa secara damai.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







