
Pantau - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari program Pertamina Peduli “Melayani Sepenuh Hati”.
Bantuan ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang tengah menghadapi kondisi darurat akibat banjir yang merendam sejumlah desa dan menyebabkan ribuan warga terdampak.
"Bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian Pertamina kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit, sekaligus komitmen kami untuk selalu melayani masyarakat dengan sepenuh hati," ungkap Edi Mangun, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.
Jenis Bantuan dan Distribusi
Bantuan yang disalurkan Pertamina meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan harian, seperti:
Beras
Minyak goreng
Gula pasir
Susu balita
Popok bayi
Pembalut wanita
Sarden
Air mineral
Sabun cair
Sampo sachet
Selain itu, Pertamina juga menyalurkan Bright Gas 5,5 kilogram ke setiap posko pengungsian untuk mendukung aktivitas memasak warga yang mengungsi.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan pengelola posko agar proses distribusi berlangsung lancar dan tepat sasaran.
Bantuan diserahkan langsung ke empat posko pengungsian di Kecamatan Tebing Tinggi, yaitu:
Posko Desa Sungsum RT 1
Posko Desa Ju’uh
Posko Desa Tebing Tinggi RT 3
Posko Desa Langkap RT 1
Dampak Banjir dan Respons Pertamina
Menurut data dari BPBD Kabupaten Balangan, banjir berdampak pada 1.111 kepala keluarga atau sekitar 3.584 jiwa.
Di Desa Simpang Bumbuan, bencana mengakibatkan 1 rumah hanyut, 13 rumah rusak berat, serta 70 rumah rusak sedang hingga ringan.
Pertamina berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membantu proses pemulihan masyarakat pasca-banjir.
Lewat program Pertamina Peduli “Melayani Sepenuh Hati”, perusahaan pelat merah ini menegaskan perannya tidak hanya dalam menjaga ketersediaan energi, tetapi juga dalam memberikan kontribusi sosial dan kemanusiaan, terutama dalam situasi bencana.
- Penulis :
- Gerry Eka







