Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Pulihkan Masjid Pascabencana, PLN Kerahkan 140 Relawan dan Salurkan Bantuan ke 15 Lokasi di Aceh

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pulihkan Masjid Pascabencana, PLN Kerahkan 140 Relawan dan Salurkan Bantuan ke 15 Lokasi di Aceh
Foto: (Sumber: Mobil PLN terjebak longsor susulan di jalan lintas Takengon-Bintang di One-One, Aceh Tengah, Aceh, Jumat (2/1/2026). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah menyiapkan dan mengerahkan alat berat di lokasi rawan bencana longsor untuk mengantisipasi keterisolasian daerah dan memperlancar jalur transportasi darat di daerah itu. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/nym.)

Pantau - PLN mengerahkan lebih dari 140 relawan untuk membersihkan lumpur dan memulihkan instalasi listrik di 15 masjid yang terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh, sebagai bagian dari aksi kemanusiaan dan pemulihan tempat ibadah masyarakat.

Aksi ini difokuskan pada lima wilayah terdampak parah, yakni Aceh Tamiang, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Timur, dan Aceh Tengah.

"Masjid adalah urat nadi kehidupan masyarakat Aceh sekaligus simbol kebangkitan pascabencana. PLN tidak tinggal diam; relawan kami kerahkan untuk menyisir setiap lokasi yang terdampak parah," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Suara Azan Kembali Terdengar, Warga Syukuri Pemulihan

Selain melakukan pembersihan fisik, PLN juga menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung fungsi masjid, seperti Al-Qur'an, peralatan shalat, paket sound system, dan kubah masjid.

Melalui upaya ini, suara azan kembali menggema di wilayah yang sebelumnya lumpuh akibat bencana, menghidupkan kembali semangat religius di daerah yang dikenal sebagai Serambi Mekah.

Sulaiman, jamaah Masjid Al-Huda di Kuala Simpang, Rantau, Aceh Tamiang, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan PLN.

"Selama dua minggu kami berusaha membersihkan secara mandiri, namun keterbatasan alat membuat kami kewalahan. Kehadiran tim PLN dengan alat berat sangat membantu menyingkirkan lumpur tebal, sehingga kami bisa kembali melaksanakan shalat Jumat," ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Rudi Muharram, pengurus Masjid Al-Ikhwan di Bener Meriah.

Ia berterima kasih atas bantuan alat ibadah dan pemulihan fasilitas yang membuat masjid mereka kembali hidup dan bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan warga.

Penulis :
Gerry Eka