
Pantau - Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi di Magetan, Jawa Timur, mencatat prestasi membanggakan dengan berhasil mempertahankan status zero accident selama dua tahun berturut-turut, sebagai hasil komitmen penuh seluruh personel terhadap keselamatan kerja dan penerbangan.
"Capaian tersebut merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus mencerminkan komitmen seluruh personel dalam menjunjung tinggi keselamatan penerbangan dan kerja," disampaikan dalam Apel Luar Biasa yang digelar di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Jumat.
Fokus pada Budaya Keselamatan dan Partisipasi Nasional
Dalam amanat Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, ditegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan zero accident bukan akhir dari tanggung jawab, melainkan awal dari peningkatan kesadaran kolektif.
Perlu penguatan disiplin dan kepatuhan prosedur menuju budaya kerja berkelanjutan atau generative safety culture di seluruh jajaran.
Sepanjang tahun 2025, TNI Angkatan Udara telah terlibat aktif dalam berbagai agenda strategis nasional, seperti Upacara Tradisi Kehormatan Militer, peringatan HUT Kemerdekaan RI dan TNI, serta mendukung program ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis, dan penanggulangan bencana alam di wilayah Sumatera.
Partisipasi tersebut menegaskan kehadiran negara melalui TNI AU dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.
"Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan ASN atas integritas, dedikasi, serta kerja keras yang telah diberikan," ungkapnya.
Apresiasi juga diberikan kepada personel yang berhasil mengharumkan nama TNI AU di tingkat nasional maupun internasional.
Prioritas TNI AU Tahun 2026: Modernisasi dan Profesionalisme
Memasuki tahun 2026, TNI AU telah menetapkan sejumlah prioritas strategis untuk diterapkan di seluruh jajaran, di antaranya modernisasi persenjataan, validasi organisasi, pengembangan piranti lunak, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan partisipasi aktif dalam mendukung kebijakan nasional.
Tujuannya adalah agar organisasi TNI AU menjadi semakin efektif, efisien, dan profesional dalam menjalankan tugas-tugasnya.
Seluruh jajaran juga diminta untuk terus mendukung operasi penerbangan secara maksimal dengan menjaga kesiapan personel, pemeliharaan alutsista, serta optimalisasi sarana dan prasarana pendukung.
Dengan fokus tersebut, diharapkan kinerja TNI Angkatan Udara tetap optimal dan mampu menjawab berbagai tantangan pada tahun 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka







