Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Polri Kerahkan 86 Alat Berat di Sumatera, Percepat Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polri Kerahkan 86 Alat Berat di Sumatera, Percepat Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor
Foto: (Sumber: Polisi membantu membersihkan material lumpur di lokasi bencana di Sumatera. ANTARA/HO-Polri.)

Pantau - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengerahkan puluhan alat berat untuk mempercepat proses pemulihan di sejumlah wilayah di Sumatera yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang rumah, lingkungan, dan akses hidupnya tertimbun lumpur serta material banjir.

"Masih ada desa, kecamatan, dan permukiman warga yang membutuhkan bantuan, dan kami terus berupaya maksimal untuk menjangkau semuanya," ungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.

Alat Berat Dikerahkan ke Tiga Provinsi

Hingga saat ini, Polri telah mengerahkan total 86 unit alat berat dan 18 unit dump truck di tiga provinsi yaitu Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Pengerahan alat ini ditujukan untuk membersihkan lumpur dan material banjir, membuka akses jalan dan jembatan, menormalisasi aliran sungai, serta memulihkan fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan permukiman warga.

Di Aceh, alat berat dikerahkan ke 10 kabupaten, antara lain Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Bireuen, Nagan Raya, Aceh Barat, Aceh Selatan, dan Aceh Tenggara.

Sebanyak 27 unit alat berat bekerja setiap hari untuk membuka akses desa dan kecamatan yang terisolasi, membersihkan rumah warga, memperkuat tanggul sungai, serta mengamankan harta benda masyarakat.

Di Sumatera Barat, Polri mengerahkan 12 unit alat berat dan 10 unit dump truck ke wilayah Padang Pariaman, Agam, dan Pasaman Barat.

Fokus utama di wilayah ini adalah membuka akses jalan, membersihkan pemukiman, memulihkan fasilitas publik, dan memperlancar jalur distribusi logistik.

Sementara itu, di Sumatera Utara, 47 unit alat berat dikerahkan ke Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.

Upaya di wilayah ini dipusatkan pada pembukaan jalur transportasi yang tertutup longsor, pembersihan banjir di wilayah padat penduduk, dan pemulihan akses antarwilayah guna mengembalikan aktivitas sosial serta ekonomi masyarakat.

Komitmen Polri dalam Pemulihan Pascabencana

Trunoyudo menyampaikan apresiasi atas ketabahan masyarakat yang terdampak dan mengajak seluruh elemen untuk bersatu dalam proses pemulihan.

"Polri berkomitmen hadir di tengah masyarakat, mengerahkan alat berat dan seluruh kemampuan untuk memastikan proses pemulihan dilakukan secara bertahap, berkelanjutan, dan berpihak pada kebutuhan warga," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar proses pemulihan berjalan efektif.

"Dengan kebersamaan, proses pemulihan akan jauh lebih cepat dan lebih kuat," tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka