
Pantau - Sejumlah wilayah di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, kembali terendam banjir bandang akibat tingginya curah hujan sejak pagi hari, memicu lonjakan debit air sungai dan kerusakan di beberapa titik rawan.
Wakil Bupati Solok, Candra, turun langsung meninjau wilayah terdampak dan rawan banjir bandang, termasuk Nagari Saniangbaka, Muaro Pingai, dan Paninggahan di Kecamatan Junjung Sirih.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap kondisi cuaca ekstrem dan ancaman banjir susulan.
Pemkab Solok Lakukan Penanganan Darurat Terkoordinir
Wabup Candra mengapresiasi respons cepat dari PT PLN (Persero) yang segera memindahkan tiang listrik yang terancam roboh akibat erosi, karena posisi air sudah mendekati badan jalan.
Penanganan darurat dilakukan secara lintas sektor, melibatkan Dinas PUPR, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, dan pihak swasta seperti PT Adhi Karya.
“Untuk penanganan sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Effia Vivi Fortuna telah mengamankan rumah warga yang jebol akibat terjangan banjir di wilayah Muaro Pingai dan Paninggahan,” ujar Candra.
Pemkab terus memantau situasi melalui laporan lapangan dan komunikasi daring.
Melalui sambungan video call, Dinas PUPR melaporkan bahwa debit air kembali meningkat di Nagari Paninggahan.
Potensi Banjir Susulan dan Imbauan Kewaspadaan Warga
Candra juga memantau langsung aliran sungai Batang Paninggahan yang menunjukkan debit air cukup besar dan berpotensi menyebabkan banjir bandang susulan.
Ia menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang bermukim di sekitar bantaran sungai.
“Masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai, kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Apabila diperlukan, lebih baik mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman, mengingat curah hujan masih tinggi dan kondisi Batang Paninggahan, Batang Muaro Pingai, Batang Saniangbaka, serta beberapa sungai lainnya saat ini sudah mengalami kenaikan debit air,” jelas Candra.
Penambahan alat berat telah direncanakan untuk mempercepat penanganan darurat di beberapa titik kritis.
Pemerintah Kabupaten Solok menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini.
Koordinasi terus dilakukan dengan seluruh pihak terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan.
- Penulis :
- Gerry Eka








