
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menargetkan perolehan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp16 miliar pada tahun 2026, meningkat dari target tahun 2025 yang sebesar Rp15 miliar.
"Target zakat memang terus meningkat setiap tahunnya, tetapi kami optimistis bisa tercapai," ujar Kepala Baznas Kepri, Arusman Yusuf, usai menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Ke-80 Kementerian Agama di Kantor Kanwil Kemenag Kepri, Kota Tanjungpinang, Sabtu (3/1).
Zakat ASN Masih Dominan, Gempak Gen-Z Sasar Pelajar
Arusman menyebut bahwa hingga kini, penerimaan ZIS masih didominasi oleh zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya dari lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri.
Zakat dari ASN tercatat mencapai sekitar Rp500 juta per bulan.
Selain dari ASN, ZIS juga dihimpun dari perusahaan swasta, para muzaki, serta dana infak dan sedekah masyarakat umum.
"Tahun ini, kami lakukan sosialisasi masif ke dinas-dinas yang belum maksimal membayar zakat, termasuk perusahaan dan muzaki," jelasnya.
Untuk meningkatkan kesadaran sejak dini, Baznas Kepri meluncurkan Gerakan Gemar Berinfak (Gempak) Gen-Z yang menyasar pelajar SMA/SMK/SLB/MAN baik negeri maupun swasta.
Program Gempak dijalankan melalui penyebaran kotak infak ke sekolah-sekolah.
Dana infak yang terkumpul akan dikembalikan ke sekolah masing-masing guna mendukung program-program positif di lingkungan sekolah.
"Uang itu bisa dipakai memperbaiki fasilitas rusak di sekolah, misalnya kamar mandi," tambah Arusman.
Layanan Zakat Diperluas dan Program Sosial Terus Ditingkatkan
Untuk memudahkan masyarakat, Baznas Kepri telah membuka konter pelayanan zakat di pusat-pusat keramaian seperti mal, pelabuhan, dan bandara.
Pembayaran zakat juga bisa dilakukan secara daring melalui situs web resmi baznaskepri.org.
Dana ZIS yang dihimpun akan digunakan untuk mendukung program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program tersebut mencakup beasiswa pendidikan untuk mahasiswa, bantuan pengembangan UMKM, dukungan bagi para dai di wilayah terpencil, serta bantuan kesehatan dan penanggulangan bencana alam.
"Tahun 2025, seluruh dana ZIS yang terkumpul sudah disalurkan kepada masyarakat melalui program-program unggulan Baznas Kepri," tutup Arusman.
- Penulis :
- Gerry Eka








