
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, menyampaikan bahwa progres revitalisasi 897 satuan pendidikan di Sumatera Utara telah mencapai 48,5 persen hingga awal 2026.
Capaian Pembangunan dan Fokus Pemerintah
Dari total 897 sekolah yang menjadi target revitalisasi di Sumatera Utara, sebanyak 349 sekolah atau sekitar 39 persen telah selesai 100 persen.
Sementara itu, 431 sekolah (48,5 persen) sedang dalam proses pembangunan, dengan 117 sekolah di antaranya telah mencapai progres 95 persen.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung Asta Cita ke-4 Presiden RI, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang layak dan modern.
"Revitalisasi ini bagian dari strategi membangun fondasi SDM yang unggul melalui perbaikan infrastruktur dan digitalisasi sekolah," ungkap Abdul Mu'ti.
Jenis satuan pendidikan yang direvitalisasi di Sumatera Utara meliputi 34 PAUD, 400 SD, 240 SMP, 119 SMA, 88 SMK, 11 SLB, serta 5 satuan pendidikan nonformal (PKBN/SKB).
Total anggaran yang digelontorkan untuk revitalisasi sekolah di wilayah ini mencapai Rp852,49 miliar.
Digitalisasi dan Target Nasional
Sebagai bagian dari transformasi pendidikan, program ini juga mencakup pengadaan 17.703 papan interaktif digital yang ditujukan untuk mendukung proses belajar mengajar berbasis teknologi.
Sebanyak 8 unit papan digital masih dalam proses pengiriman, dan ditargetkan siap digunakan pada semester dua tahun ajaran berjalan.
Secara khusus di Kota Medan, revitalisasi telah dilakukan pada 24 sekolah, atau 50 persen dari target, dengan rincian 3 PAUD, 6 SD dan SMP, 20 SMA, 11 SMK, dan 2 SLB.
Secara nasional, pemerintah menargetkan revitalisasi 16.175 satuan pendidikan sepanjang tahun 2025, dengan alokasi anggaran sebesar Rp16,9 triliun.
Program ini dilakukan secara kolaboratif oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota sebagai upaya mempercepat pemerataan akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia.
- Penulis :
- Gerry Eka








