Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mensos Saifullah Tegaskan Pemerintah Berlaku Adil dalam Penyaluran Bantuan Korban Banjir

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Mensos Saifullah Tegaskan Pemerintah Berlaku Adil dalam Penyaluran Bantuan Korban Banjir
Foto: (Sumber: Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (tengah) memberikan keterangan saat meninjau lokasi banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)

Pantau - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa pemerintah pusat bersikap adil dalam menyalurkan berbagai bantuan kepada seluruh korban banjir di berbagai daerah, tanpa membeda-bedakan wilayah atau latar belakang penerima bantuan.

"Yang perabotannya hanyut dibawa banjir, kita kasih uang tunai. Bahkan, rumah yang rusak diganti sesuai tingkat kerusakan dan masih ada bantuan sosial lainnya," ungkapnya saat meninjau lokasi banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada hari Minggu.

Ia menyatakan bahwa jenis bantuan yang diberikan di Kalimantan Selatan sama dengan yang diberikan di Sumatra, namun disesuaikan dengan klasifikasi kerusakan yang dialami korban banjir.

Bantuan Sesuai Klasifikasi Kerusakan, Relokasi Jika Diperlukan

"Perlakuan pemerintah ke semua korban sama ya, bantuan juga sama, tidak ada maksud untuk membeda-bedakan, tetapi juga sesuai kondisi korban yang terdampak," tegas Saifullah.

Untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, pemerintah akan memberikan bantuan perbaikan.

Jika pembangunan di lokasi lama tidak memungkinkan, pemerintah daerah akan melakukan relokasi bagi korban yang bersedia.

Selama masa darurat bencana, pemerintah pusat dan daerah terus memberikan perhatian dan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.

Setiap kali terjadi bencana, pemerintah memiliki satu tim khusus dengan cakupan luas dan mekanisme penanggulangan yang terstruktur serta terarah.

Penyaluran Bertahap dan Dukungan Semua Pihak

Tim tersebut juga bertugas menyalurkan bantuan dari berbagai pihak secara terkoordinasi kepada para korban banjir.

"Bantuan semua bergantung pada asesmen pemerintah daerah, setelah itu baru kami salurkan. Bantuan diberikan bertahap agar korban bisa menjalani aktivitas normal," ujar Saifullah.

Ia meminta semua pihak untuk mendukung upaya pemerintah, terutama dalam memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan.

Saat mengunjungi permukiman warga di Kabupaten Banjar, ia menyampaikan bahwa kondisi air masih cukup tinggi dan belum menunjukkan penurunan signifikan.

"Di sini air cukup tinggi ya, masih menunggu waktu supaya bisa surut. Tapi petugas selalu siaga di lokasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan, tentunya kita harus gotong royong menangani ini," tambahnya.

Penulis :
Gerry Eka