Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Taman Bendera Pusaka Siap Diresmikan Februari 2026, Jadi Alternatif Olahraga Baru Warga Jakarta

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Taman Bendera Pusaka Siap Diresmikan Februari 2026, Jadi Alternatif Olahraga Baru Warga Jakarta
Foto: (Sumber: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengumumkan bahwa Taman Bendera Pusaka akan diresmikan pada bulan Februari 2026 sebagai ruang terbuka hijau sekaligus pusat kegiatan olahraga bagi warga ibu kota.

"Nanti sebentar lagi, mudah-mudahan bulan depan, saya juga akan meresmikan Taman Bendera Pusaka," ungkap Pramono.

Alternatif Olahraga Selain GBK

Pramono belum menyebutkan secara rinci tanggal pasti peresmian taman, namun memastikan bahwa fasilitas tersebut akan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Taman Bendera Pusaka menyediakan lintasan lari (jogging track) sepanjang 1,2 kilometer.

Pramono menyebutkan taman ini dapat menjadi alternatif tempat olahraga masyarakat selain kawasan Gelora Bung Karno (GBK) yang selama ini menjadi pusat aktivitas luar ruang di Jakarta.

Taman tersebut merupakan hasil penggabungan tiga taman yang telah ada sebelumnya, yaitu Taman Leuser, Taman Ayodya, dan Taman Langsat.

Peletakan batu pertama pembangunan taman dilakukan pada 8 Agustus 2025.

Beragam fasilitas olahraga juga disiapkan untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat Jakarta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah menjelaskan bahwa fasilitas yang tersedia antara lain lapangan basket, voli, bulu tangkis, padel, dan lintasan lari.

Fungsi Ganda: Olahraga dan Pengendalian Banjir

Selain sebagai pusat olahraga, pembangunan Taman Bendera Pusaka juga bertujuan untuk membantu mengatasi banjir di kawasan tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengintegrasikan sistem drainase dengan infrastruktur hijau dalam desain taman.

Langkah ini diambil untuk memaksimalkan daya resap air sekaligus memperbaiki sirkulasi udara di kawasan permukiman sekitar taman.

Penulis :
Ahmad Yusuf