
Pantau - Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, meninjau langsung kondisi Sekolah Rakyat yang berlokasi di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin untuk memastikan kesiapan proses belajar mengajar bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang memiliki potensi akademik.
Sekolah Rakyat di BBPPKS Banjarmasin saat ini menampung 125 siswa dari jenjang SMP dan SMA.
Gubernur menyampaikan bahwa siswa yang diterima merupakan lulusan SD dan SMP yang diseleksi secara ketat, dengan prioritas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu yang memiliki kecerdasan serta semangat belajar tinggi.
"Siswanya merupakan lulusan SD dan SMP yang diseleksi secara khusus, dengan prioritas bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, namun memiliki kecerdasan dan kemauan belajar yang tinggi. Alhamdulillah, hari ini kita melihat langsung kondisi sekolahnya sudah lengkap, fasilitas komputer tersedia, tenaga pendidik juga ada," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa anak-anak yang masuk ke Sekolah Rakyat adalah mereka yang memiliki potensi besar namun terkendala oleh faktor ekonomi.
"Anak-anak yang masuk ke sini adalah mereka yang tidak mampu secara ekonomi, tetapi pintar dan berpotensi. Ini yang kita dorong," ia mengungkapkan.
Program untuk Perluas Akses Pendidikan yang Berkeadilan
Gubernur Muhidin menyatakan bahwa ke depan, pihaknya akan terus mengevaluasi sistem penerimaan agar semakin banyak anak dari keluarga tidak mampu yang dapat memperoleh akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
Pemerintah Provinsi akan menyesuaikan kebutuhan dan kuota penerimaan berdasarkan hasil evaluasi, dengan tujuan utama memperluas jangkauan manfaat program ini.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih adil dan merata.
"Mudah-mudahan dengan adanya Sekolah Rakyat yang diadakan oleh Presiden, ini membawa kebaikan bagi masyarakat seluruh Indonesia," ujar Gubernur.
Persiapan Sambut Kunjungan Presiden dan Pesan untuk Siswa
Menjelang kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto yang dijadwalkan pada 12 Januari mendatang, Gubernur memastikan bahwa persiapan di Kalimantan Selatan telah dilakukan secara menyeluruh.
Presiden dijadwalkan akan meninjau langsung fasilitas dan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat BBPPKS Banjarmasin sebagai bagian dari pengawasan program nasional pendidikan inklusif.
Gubernur Muhidin juga memberikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sungguh-sungguh.
"Jaga kesehatan, taat kepada orang tua, rajin beribadah, dan benar-benar belajar dengan sungguh-sungguh untuk menyiapkan diri menghadapi jenjang berikutnya," pesannya.
Peninjauan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendukung pengembangan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari latar belakang ekonomi lemah.
- Penulis :
- Arian Mesa








