
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengalokasikan dana sebesar Rp1 miliar untuk program bantuan beasiswa pendidikan tahun 2026 melalui program unggulan bertajuk Kepri Cerdas.
Beasiswa untuk Mahasiswa Kurang Mampu di 10 Perguruan Tinggi
Beasiswa ini akan diberikan kepada 300 mahasiswa yang tersebar di sepuluh perguruan tinggi di wilayah Kepri.
Kepala Baznas Kepri, Arusman Yusuf, menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendukung kemajuan pendidikan generasi muda Kepri.
"Program ini bagian dari komitmen Baznas mewujudkan generasi penerus Kepri yang cerdas," ungkapnya.
Beberapa perguruan tinggi yang bekerja sama dalam program ini antara lain Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) di Kota Tanjungpinang.
Prioritas diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Penyaluran beasiswa dimulai sejak semester pertama tahun 2026 dan berlangsung selama delapan semester.
Dana beasiswa berasal dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola Baznas Kepri.
Pada tahun 2026, Baznas menargetkan perolehan ZIS sebesar Rp16 miliar untuk mendukung berbagai program sosial, termasuk pendidikan.
Baznas menegaskan bahwa pengelolaan dana zakat dilakukan secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran untuk meningkatkan kesejahteraan dan keadilan umat.
Seleksi Ketat dan Penyaluran Langsung ke Kampus
Proses seleksi beasiswa dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu tes administrasi, tes tertulis mengenai pemahaman zakat, dan wawancara.
Tahapan seleksi dilaksanakan pada November 2025, setelah pihak kampus mengirimkan data mahasiswa yang diusulkan sebagai calon penerima.
Beasiswa diberikan dalam bentuk pembayaran uang kuliah tunggal (UKT) maksimal sebesar Rp3 juta per mahasiswa.
"Kalau misalnya UKT mahasiswa Rp6 juta, yang kami tanggung Rp3 juta, tapi kalau UKT di bawah Rp3 juta, semuanya ditanggung Baznas," jelas Arusman Yusuf.
Pembayaran UKT disalurkan langsung ke perguruan tinggi, bukan kepada mahasiswa, untuk menghindari potensi penyalahgunaan dana.
Baznas Kepri juga memberikan peringatan kepada penerima beasiswa agar bersungguh-sungguh menjalani pendidikan.
"Setelah dapat beasiswa, kuliah harus serius. Kalau main-main atau tidak kuliah, beasiswa akan kami cabut dan digantikan dengan mahasiswa lainnya," tegasnya.
Program Kepri Cerdas sendiri merupakan program tahunan Baznas Kepri dengan jumlah penerima yang terus meningkat setiap tahun.
- Penulis :
- Arian Mesa








