Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pertandingan Sepak Bola Berujung Cekcok, TNI dan Brimob Bentrok Singkat di Buton Selatan

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pertandingan Sepak Bola Berujung Cekcok, TNI dan Brimob Bentrok Singkat di Buton Selatan
Foto: Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono (sumber: ANTARA/Fath Putra Mulya)

Pantau - Pertikaian singkat terjadi antara personel TNI AD dan Brimob Polri usai pertandingan sepak bola di lapangan wilayah Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Minggu, 4 Januari 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut setelah video pertikaian viral di media sosial, termasuk di akun Instagram @Infobutonraya.

Donny menjelaskan bahwa insiden bermula dari pertandingan sepak bola antara kedua institusi, yang berakhir imbang dengan skor 0-0.

"Jadi, setelah pertandingan berakhir imbang 0-0, sempat terjadi momen saling ejek antar suporter, yang kemudian memicu reaksi sesaat di sekitar lapangan," ungkapnya.

Aksi saling ejek itu kemudian berkembang menjadi pertikaian antara sejumlah personel TNI dan Brimob di sekitar lapangan.

Namun, pertikaian tersebut tidak berlangsung lama dan berhasil segera diredam oleh komandan dari kedua pihak.

Komandan Langsung Bertindak Redam Ketegangan

Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan suasana.

"Danyonif TP 871/Lamaindo bersama Danramil setempat langsung berkoordinasi dengan Danyon Brimob Batauga untuk menenangkan personel dan memastikan situasi tetap terkendali," ujarnya.

Situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat, dan personel dari kedua belah pihak kembali ke asrama masing-masing tanpa adanya insiden lanjutan.

Donny menyebut bahwa para komandan dari TNI dan Brimob telah melakukan pertemuan dan sepakat untuk menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Sinergi TNI–Polri Tetap Solid

Menanggapi kekhawatiran publik atas hubungan kedua institusi, Donny menegaskan bahwa kejadian ini tidak akan merenggangkan sinergi antara TNI dan Polri.

"Kami menegaskan bahwa hubungan dan sinergi TNI–Polri tetap solid. Kegiatan olahraga justru menjadi sarana membangun kebersamaan, dan kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan kegiatan serupa dapat berjalan lebih tertib dan terkendali," ia mengungkapkan.

Tidak ada korban dalam insiden tersebut, dan kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran agar koordinasi keamanan dalam acara olahraga melibatkan aparat dapat ditingkatkan ke depannya.

Penulis :
Arian Mesa