
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebut peluncuran Kartu Debit Visa Bank Jakarta sebagai tonggak awal transformasi bank tersebut menuju layanan perbankan berskala global.
Pramono menegaskan bahwa jangkauan Kartu Debit Visa Bank Jakarta kini telah meluas, berkat kerja sama dengan jaringan Visa yang memungkinkan penggunaannya di lebih dari 200 negara.
Ia berharap dengan pengembangan ini, Bank Jakarta mampu memberikan layanan yang andal, aman, dan memudahkan masyarakat hingga ke tingkat global.
“Mudah-mudahan dengan kerja sama ini, kita semua merasa yakin Kartu Debit Visa Bank Jakarta benar-benar bisa dipercaya untuk kelas global,” kata Pramono di Jakarta, Selasa.
Integrasi Transportasi dan Penguatan Basis Data
Selain memperluas jangkauan internasional, Pramono juga menyoroti pentingnya integrasi sistem pembayaran transportasi umum dengan layanan Bank Jakarta.
Menurutnya, bila seluruh sistem transportasi terintegrasi dengan Bank Jakarta, maka kekuatan basis data yang dimiliki akan sangat besar dan menjadi aset penting dalam pengembangan bank di masa depan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas layanan perbankan agar tidak terjadi gangguan teknis yang bisa mengurangi kepercayaan masyarakat.
Komitmen Pemprov dan Profesionalisme Bank
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjut Pramono, memastikan seluruh proses transformasi Bank Jakarta berlangsung sesuai dengan regulasi yang berlaku, melalui koordinasi intensif dengan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kepercayaan, profesionalisme dan yang paling penting adalah Bank Jakarta harus bisa memberikan kemudahan kepada warga Jakarta,” ujar Pramono.
Ia menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta memberikan kepercayaan penuh kepada jajaran direksi dan komisaris Bank Jakarta untuk mengelola bank tanpa intervensi.
“Kepercayaan (trust) merupakan fondasi utama dalam mentransformasi bank milik pemerintah agar dikelola secara lebih profesional, sehat, dan berdaya saing,” katanya.
- Penulis :
- Shila Glorya








