
Pantau - Sebanyak 1.886 penghulu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mengikuti pelatihan singkat teknik memandu pernikahan yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama.
Pelatihan ini digelar secara hybrid learning melalui platform Klinik Pengetahuan MOOC Pintar dan Smart Class di kampus Ciputat.
Kepala Pusbangkom SDM Kementerian Agama, Mastuki, menyatakan bahwa program ini dirancang untuk membekali para penghulu PPPK yang belum mendapatkan tugas pencatatan perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA).
"Teknik memandu pernikahan secara syar'i harus benar. Dan itu menjadi kompetensi wajib bagi penghulu," ungkapnya.
Pelatihan ini merupakan kali pertama diselenggarakan, berdasarkan permintaan dari Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Bimas Islam Kementerian Agama.
Kegiatan ini bersifat gratis dan para peserta akan memperoleh sertifikat resmi dari lembaga pelatihan.
Mastuki mengungkapkan bahwa proses rekrutmen penghulu dari jalur PPPK menyisakan persoalan dalam aspek teknis yang harus segera ditangani.
Fokus Kompetensi dan Strategi Pelatihan
Para penghulu PPPK dan CPNS baru diharapkan mampu memahami secara utuh tata cara memandu prosesi akad nikah yang khidmat dan berkesan.
Selain itu, mereka juga dituntut menguasai bahasa Arab dasar, fasih dalam mengucapkan naskah akad dan khutbah nikah, percaya diri, komunikatif, serta mampu melaksanakan tugas profesi secara optimal.
"Penghulu itu wakil Menteri Agama di garda terdepan. Mereka memiliki peran strategis dalam layanan keagamaan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, sehingga perlu terus diperkuat kapasitas dan kompetensinya," tegas Mastuki.
Dengan metode hybrid learning, pelatihan ini dirancang agar mudah diakses tanpa mengganggu tugas pelayanan publik para ASN di lapangan.
Melalui program ini, ASN tetap dapat belajar, meningkatkan kompetensi, dan menerapkannya secara langsung dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Pelatihan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama dengan tema Smart HAB.
Program Lain untuk ASN Keagamaan
Selain pelatihan untuk penghulu, Pusbangkom SDM Kemenag juga menyiapkan sejumlah pelatihan singkat lainnya bagi ASN di lingkungan pendidikan dan keagamaan.
Beberapa di antaranya adalah pelatihan metode baca tulis Al-Qur'an untuk guru pendidikan agama, pelatihan trauma healing berbasis pendekatan keagamaan bagi penyuluh agama di wilayah terdampak bencana, pelatihan ekoteologi, dan pelatihan kurikulum berbasis cinta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







