Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Pramono Targetkan Pemenuhan Puskesmas Pembantu di Jakarta Selama Masa Kepemimpinannya

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Gubernur Pramono Targetkan Pemenuhan Puskesmas Pembantu di Jakarta Selama Masa Kepemimpinannya
Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat 9/1/2026 (sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menyatakan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan akan puskesmas pembantu di seluruh wilayah Jakarta selama masa kepemimpinannya.

Ia menyampaikan bahwa pembangunan lima puskesmas pembantu akan dimulai tahun ini, dengan lokasi yang direncanakan berada di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Mudah-mudahan, di era saya, semua puskesmas pembantunya sudah terpenuhi. Tahun ini, ada lima yang dibangun," ungkapnya.

Pembangunan Bertahap dan Fokus Pemerataan Layanan

Pramono mengakui bahwa pihaknya belum bisa merinci secara pasti lokasi lima puskesmas pembantu tersebut, namun ia menegaskan keseriusan dalam upaya pemerataan layanan kesehatan.

"Intinya, saya ingin menyelesaikan (penyediaan puskesmas pembantu). Nanti kami akan detail-kan untuk itu," ia mengungkapkan.

Saat ini, Jakarta telah memiliki 44 puskesmas dan 267 puskesmas pembantu yang tersebar di berbagai wilayah.

Selain itu, Jakarta juga memiliki 31 rumah sakit yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan hampir semuanya melayani pasien dengan jaminan BPJS.

Layanan BPJS juga tersedia di seluruh puskesmas dan puskesmas pembantu yang ada di Ibu Kota.

Puskesmas Kebayoran Lama Jadi Sorotan

Dalam kunjungannya ke Puskesmas Kebayoran Lama, Pramono menyatakan kekagumannya terhadap pelayanan dan fasilitas yang tersedia.

"Terus terang, tadi begitu melihat puskesmas ini, saya kaget, karena puskesmasnya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota di daerah. Pelayanannya baik, ada 41 dokter umum dan 14 dokter gigi," katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa puskesmas tersebut melayani rata-rata 600 hingga 700 pasien setiap harinya.

Pramono berharap agar Puskesmas Kebayoran Lama dapat dijadikan percontohan bagi daerah-daerah lain dalam peningkatan layanan kesehatan primer.

Penulis :
Arian Mesa