
Pantau - Sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai terbentuknya squall line atau garis badai di Samudra Hindia yang disebut-sebut tengah bergerak menuju Pulau Jawa.
Dalam narasi yang beredar, masyarakat Jabodetabek dan sekitarnya diimbau untuk waspada saat merayakan malam pergantian tahun, karena fenomena squall line diklaim dapat menimbulkan hujan lebat, angin kencang, petir, hingga banjir kilat.
Unggahan tersebut menyebutkan:
"Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa... Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam..."
BMKG Tegaskan Tidak Pernah Keluarkan Peringatan Terkait Squall Line
Faktanya, BMKG tidak pernah mengeluarkan pernyataan ataupun peringatan dini dengan narasi seperti yang beredar di media sosial tersebut.
Hingga saat ini, tidak ditemukan rilis resmi BMKG yang membenarkan adanya fenomena squall line yang bergerak ke arah Pulau Jawa atau adanya ancaman badai ekstrem pada malam tahun baru.
BMKG menyampaikan klarifikasinya melalui akun Instagram resminya, menegaskan bahwa informasi tersebut bukan berasal dari BMKG dan tergolong sebagai hoaks.
“Kami tidak pernah mengeluarkan peringatan dini dengan narasi tersebut,” ungkap BMKG dalam klarifikasi resminya.
Masyarakat Diimbau Hanya Ikuti Sumber Resmi
BMKG mengingatkan masyarakat untuk hanya mengakses informasi cuaca melalui kanal resmi, yaitu:
- Situs web: bmkg.go.id
- Media sosial: @infoBMKG
- Aplikasi mobile: Info BMKG
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi cuaca yang belum terverifikasi kebenarannya demi mencegah kepanikan dan kesalahan persepsi publik.
BMKG juga kembali menegaskan bahwa tidak ada pengumuman siaga satu untuk wilayah Jakarta atau wilayah lain terkait cuaca ekstrem malam pergantian tahun.
Kesimpulan
Klaim bahwa BMKG mengumumkan siaga satu akibat squall line menuju Jakarta adalah informasi tidak benar.
BMKG memastikan tidak ada peringatan dini terkait badai tersebut, dan unggahan yang beredar tergolong hoaks.
- Penulis :
- Aditya Yohan








