Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AL Evakuasi Korban Kapal Pompong Tenggelam di Selat Berhala, Satu Nelayan Meninggal Dunia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

TNI AL Evakuasi Korban Kapal Pompong Tenggelam di Selat Berhala, Satu Nelayan Meninggal Dunia
Foto: (Sumber: Personel Lanal Palembang mengevakuasi korban kecelakaan kapal tenggelam di perairan Selat Berhala, Jumat (9/1/2026). ANTARA/HO-Dispen Koarmada RI..)

Pantau - TNI Angkatan Laut mengevakuasi korban kecelakaan kapal pompong kayu yang terbalik dan tenggelam akibat gelombang tinggi di perairan Selat Berhala, Jambi, pada Jumat 9 Januari.

Keterangan tersebut disampaikan Panglima Komando Armada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata saat dikonfirmasi di Jakarta pada Senin.

Proses Evakuasi di Tengah Cuaca Buruk

Denih Hendrata menjelaskan upaya penyelamatan dilakukan oleh personel Binpotmar Nipah Panjang, Lanal Palembang, setelah menerima laporan adanya kecelakaan kapal.

Kecelakaan terjadi saat kapal sedang berlayar menuju perairan Alang 3 dengan lokasi kejadian berada di koordinat 0°55’025” Lintang Selatan dan 104°4’425” Bujur Timur.

"Informasi awal diterima pada pukul 20.19 WIB dari Terminal Petrochina terkait adanya teriakan minta tolong di sekitar Jetty LPG," ungkap Denih Hendrata.

Setelah menerima laporan tersebut, personel TNI AL bersama tim penyelamatan segera bergerak menuju lokasi pada pukul 20.30 WIB.

Tim menggunakan Crew Boat MML 01 dan Crew Boat BJI untuk menjangkau lokasi kejadian dengan menerjang ombak besar serta cuaca yang tidak kondusif.

Tiga Selamat, Satu Korban Meninggal Dunia

Tim TNI AL berhasil menemukan para korban kapal tenggelam di lokasi kejadian dan segera melakukan evakuasi.

"Dari hasil evakuasi, tiga orang nelayan atas nama Sutarno, Sahuri dan Andri berhasil diselamatkan, sementara satu korban atas nama Parwan (68) dinyatakan meninggal dunia setelah dilakukan pemeriksaan medis di Klinik Ship 115," ujar Denih Hendrata.

Seluruh penumpang kapal selanjutnya dibawa ke fasilitas medis yang lebih layak untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Denih Hendrata menegaskan bahwa upaya tersebut merupakan bukti komitmen TNI AL melalui Koarmada RI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Melalui langkah cepat, terukur dan mengutamakan keselamatan. TNI Angkatan Laut, khususnya Koarmada RI, berkomitmen untuk terus hadir melindungi masyarakat maritim serta menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran di seluruh wilayah perairan Indonesia," tegasnya.

Penulis :
Aditya Yohan