Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Tim TCK EMT Kemenkes Tangani 31 Pasien Gawat Darurat dan Gencarkan Imunisasi di Pidie Jaya

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tim TCK EMT Kemenkes Tangani 31 Pasien Gawat Darurat dan Gencarkan Imunisasi di Pidie Jaya
Foto: (Sumber: Tim tenaga kesehatan relawan dari Kementerian Kesehatan memberikan vaksin ke seorang anak, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. pada Jumat (9/1/2026). ANTARA/HO - Kementerian Kesehatan (Kemenkes).)

Pantau - Tim Tenaga Cadangan Kesehatan Emergency Medical Team Batch 2 Kementerian Kesehatan menangani 31 pasien gawat darurat di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, sebagai bagian dari layanan kesehatan pascabencana.

PIC Pidie Jaya Endang Burni Prasetyowati mengonfirmasi tim TCK EMT berkolaborasi dengan tenaga kesehatan setempat untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan.

Pelayanan kesehatan difokuskan di sejumlah puskesmas dan RSUD Pidie Jaya, dengan penanganan pasien gawat darurat dilakukan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Pidie Jaya.

Penanganan Pasien Gawat Darurat

Di IGD RSUD Pidie Jaya, tim TCK EMT bersama tenaga kesehatan setempat menangani 31 pasien yang terdiri dari pasien dewasa dan anak, baik laki-laki maupun perempuan.

Kasus yang ditangani meliputi kegawatdaruratan pernapasan seperti pneumonia dan asma eksaserbasi akut, penyakit tidak menular seperti stroke, hipertensi emergensi, serta diabetes melitus dengan komplikasi.

Selain itu, tim juga menangani kasus trauma dan luka akibat kondisi pascabencana.

Endang menyampaikan, “Seluruh pasien dilakukan triase sesuai tingkat kegawatdaruratan dan mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan, mulai dari oksigenasi, pemasangan infus, EKG, penanganan luka, hingga pemantauan tanda vital,” ungkapnya.

Imunisasi dan Tantangan di Lapangan

Selain layanan kuratif, tim TCK EMT mendukung pelaksanaan imunisasi tambahan campak dan rubella di Kabupaten Pidie Jaya sebagai upaya pencegahan penyakit.

Hingga 8 Januari 2026, imunisasi tambahan campak telah dilaksanakan di Puskesmas Meurah Dua dan Puskesmas Meureudu dengan total sasaran mencapai 1.211 anak.

Sebanyak 42 anak atau sekitar 3,5 persen telah mendapatkan imunisasi tambahan campak, sementara capaian kumulatif Outbreak Response Immunization di Kabupaten Pidie Jaya sejak pencanangan mencapai 489 anak atau 11,6 persen.

Dalam pelaksanaannya, tim kesehatan menghadapi sejumlah kendala seperti cuaca hujan yang mempengaruhi kehadiran sasaran imunisasi, akses jalan yang berlumpur, serta penolakan anak karena takut disuntik atau belum mendapat izin orang tua.

Pelayanan kesehatan juga dilaksanakan di Puskesmas Ulim, Puskesmas Jangka Buya, dan Puskesmas Blang Kuta.

Kementerian Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah pascabencana guna memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap optimal melalui layanan kegawatdaruratan dan pencegahan penyakit melalui imunisasi.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf