Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pramono Anung Targetkan Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Rampung September 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pramono Anung Targetkan Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Rampung September 2026
Foto: (Sumber: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, rampung pada September 2026 sebagai prioritas utama penataan infrastruktur di kawasan tersebut.

Pramono menyatakan fokus utama Pemprov DKI Jakarta saat ini adalah menyelesaikan pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said sebelum melanjutkan ke lokasi lain.

“Sekarang ini, kita prioritaskan yang ada di tempat ini Rasuna Said. Mudah-mudahan, September selesai,” kata Pramono.

Pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said secara resmi dimulai pada Rabu pagi pukul 09.15 WIB.

Proses pembongkaran dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta dengan anggaran sekitar Rp254 juta.

Penataan Kawasan dan Rencana Lanjutan di Senayan

Selain pembongkaran tiang monorel mangkrak, Pemprov DKI Jakarta juga merencanakan penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said.

Penataan kawasan tersebut meliputi pembangunan taman, pedestrian, serta perbaikan selokan dengan total anggaran yang diperkirakan mencapai Rp102 miliar.

Pramono menyebutkan terdapat 109 tiang monorel hingga ujung Jalan HR Rasuna Said yang seluruhnya akan ditata secara rapi.

“Ada 109 tiang monorel sampai dengan ujung Jalan Rasuna Said. Semuanya akan ditata rapi, dan saya meyakini ini akan membuat Jalan Rasuna Said menjadi jalan yang semakin baik dan mudah-mudahan kemacetan juga akan berkurang,” ujarnya.

Pramono menjelaskan apabila pembongkaran dan penataan di Rasuna Said berjalan lancar, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan pembongkaran tiang monorel di kawasan Senayan.

Namun, pembongkaran di Senayan tidak akan dilakukan secara menyeluruh.

“Di Senayan, memang beberapa pasti akan kami bongkar, tetapi beberapa akan kami sisakan untuk videotron dan sebagainya untuk reklame. Jadi, harus dimanfaatkan,” kata Pramono.

Pembongkaran Malam Hari dan Pengaturan Lalu Lintas

Proses pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Pemprov DKI Jakarta memastikan tidak akan melakukan penutupan jalan selama proses pembongkaran berlangsung.

Pramono meminta Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan untuk menjaga pengaturan lalu lintas di lokasi pembongkaran.

“Mudah-mudahan, saya sudah minta kepada Dinas Bina Marga dan Dinas Perhubungan untuk pengaturan lalu lintas tetap dijaga supaya tidak macet di tempat ini karena ini adalah jalur utama kita,” ujarnya.

Pembongkaran tiang monorel mangkrak tersebut diharapkan dapat menyelesaikan persoalan kemacetan sekaligus membuat kawasan Jalan HR Rasuna Said menjadi lebih indah dan nyaman bagi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti