
Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melengkapi sumber daya manusia teknisi bersertifikat internasional di Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel sebagai upaya menjamin mutu pembangunan infrastruktur yang aman dan berkualitas.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh pengujian kekuatan beton di Kalimantan Selatan memenuhi standar global.
Kepala Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel Widhe Prima Duanda menyatakan keberadaan teknisi bersertifikat internasional menjadi bukti komitmen laboratorium dalam menerapkan standar pengujian bertaraf dunia.
“Alhamdulillah, per 30 Oktober 2025 kami telah memiliki tiga teknisi yang mengantongi sertifikat dari American Concrete Institute untuk pengujian kuat tekan beton. Ini menjadi penyemangat bagi kami sekaligus bukti profesionalisme teknisi yang kami miliki,” ujar Widhe Prima Duanda.
Sertifikasi ACI Perkuat Posisi Laboratorium Kalsel
Widhe menjelaskan tiga teknisi yang telah mengantongi sertifikat American Concrete Institute adalah Aulia Rahmina Anhadi, Gusti Zainal Abidin, dan Khaidir.
Sertifikasi tersebut diperoleh melalui kerja sama dengan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia dan diakui secara internasional sebagai standar kompetensi di bidang beton.
Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel tercatat menjadi satu-satunya laboratorium di wilayah Kalimantan yang memiliki teknisi bersertifikat American Concrete Institute.
Capaian ini dinilai memperkuat peran Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel sebagai rujukan pengujian bahan konstruksi, khususnya beton, di tingkat regional.
Pengembangan SDM dan Target Akreditasi
Dari sisi sumber daya manusia, Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel didukung sekitar 14 teknisi yang terbagi dalam sejumlah parameter pengujian.
Ke depan, pengembangan kompetensi teknisi akan terus dilakukan, terutama pada bidang beton dan aspal, agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi konstruksi.
“Kami akan terus mendorong peningkatan kompetensi agar SDM kami mampu bersaing, tidak hanya dengan laboratorium pemerintah lainnya, tetapi juga dengan pihak swasta,” kata Widhe.
Laboratorium Bahan Konstruksi Kalsel juga menargetkan untuk kembali meraih status akreditasi pada tahun ini.
Dengan dukungan teknisi bersertifikat internasional, laboratorium diharapkan semakin andal dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







