Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Belum Evakuasi WNI dari Iran, Menlu Sugiono: Situasi Masih Dipantau

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Belum Evakuasi WNI dari Iran, Menlu Sugiono: Situasi Masih Dipantau
Foto: Menteri Luar Negeri Sugiono ditemui usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026 di Jakarta, Rabu 14/1/2026 (sumber: ANTARA/Nabil Ihsan)

Pantau - Pemerintah Indonesia belum akan mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran karena mayoritas dari mereka berada di wilayah yang relatif aman dari demonstrasi besar.

Mayoritas WNI Berada di Kota Aman

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa pihaknya masih terus memantau perkembangan situasi di Iran sebelum mengambil keputusan terkait evakuasi.

“Kalau dilihat dari situasinya, (para WNI) ada di beberapa kota yang sebenarnya bukan merupakan titik-titik demonstrasi besar, kami akan lihat terus perkembangannya,” ungkapnya saat menjawab pertanyaan wartawan usai menyampaikan Pernyataan Pers Tahunan Menteri Luar Negeri (PPTM) 2026, Rabu (13/1) di Jakarta.

Mayoritas WNI di Iran diketahui adalah pelajar yang tinggal di kota Qom dan Isfahan.

Dua kota tersebut bukan merupakan pusat aksi demonstrasi yang saat ini terjadi di Iran.

Kementerian Luar Negeri RI menyebutkan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran telah menjalin komunikasi aktif dengan para WNI, terutama yang berada di Qom dan Isfahan.

Berdasarkan hasil komunikasi tersebut, para WNI mengaku tidak mengalami gangguan keamanan yang signifikan.

KBRI juga menilai bahwa evakuasi belum diperlukan hingga saat ini.

Imbauan dan Antisipasi Pemerintah RI

Menlu Sugiono mengimbau seluruh WNI di Iran agar tetap waspada dan tidak mendekati titik-titik demonstrasi.

Ia menegaskan, “Saya juga sudah menyampaikan kepada duta besar kita di Teheran untuk mempersiapkan langkah-langkah jika sewaktu-waktu evakuasi tersebut perlu dilakukan.”

Pemerintah juga mengimbau WNI yang berencana bepergian ke Iran agar menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan aman.

Sugiono mengakui bahwa sempat terjadi kendala komunikasi dengan para WNI pada awal terjadinya demonstrasi, namun laporan terakhir menunjukkan tidak banyak WNI yang terdampak secara langsung.

Latar Belakang Demonstrasi di Iran

Gelombang protes di Iran mulai pecah pada 28 Desember lalu, bermula dari Grand Bazaar di Teheran dan kemudian menyebar ke sejumlah kota besar lainnya.

Aksi demonstrasi ini dipicu oleh anjloknya nilai tukar rial Iran dan memburuknya kondisi ekonomi negara tersebut.

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai dalang di balik protes yang mereka sebut sebagai “kerusuhan” dan “aksi terorisme”.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai jumlah korban jiwa.

Namun, menurut Human Rights Activists News Agency, sebuah lembaga pemantau HAM berbasis di AS, lebih dari 2.550 orang dilaporkan tewas, dan 1.134 orang lainnya terluka, termasuk aparat keamanan dan demonstran.

Penulis :
Shila Glorya