
Pantau - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mendorong perluasan kerja sama dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia dalam rangka mempercepat proses pendaftaran dan sertifikasi bidang tanah.
Salah satu upaya percepatan tersebut dilakukan melalui pelibatan mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang mendukung kegiatan administrasi, pendataan, serta pengelolaan pertanahan di lapangan.
Dorong Perluasan Kerja Sama Kampus
Dalam arahannya, Nusron meminta seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN untuk memperluas kemitraan dengan kampus-kampus, khususnya yang memiliki jurusan geodesi dan relevan dengan pertanahan.
"Kita perlu pertajam lagi kerja sama dengan kampus-kampus di Indonesia. Kalau bisa, ajak kampus-kampus lain, terutama yang memiliki jurusan geodesi, untuk ikut KKN atau praktikum. Coba kita dorong lagi, supaya ada solusi yang nyata di lapangan," ungkapnya.
Nusron menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan di lapangan terbukti efektif, khususnya dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf.
Ia mencontohkan keberhasilan program KKN di wilayah Jawa Tengah, terutama di Pekalongan, yang mampu mempercepat pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah secara signifikan.
"Bapak/Ibu di daerah, tolong perluas lagi kerja sama dengan kampus Islam, Muhammadiyah, dan perguruan tinggi lain. Ini terbukti efektif," tegas Nusron.
Persiapan KKN 2026 dan Target Enam Juta Bidang
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menilai kerja sama dengan dunia kampus memiliki nilai strategis dalam mendukung target besar kementerian pada tahun 2026.
Ia menekankan pentingnya perencanaan dan penganggaran yang matang untuk mendukung pelaksanaan KKN tematik secara nasional.
"Anggaran KKN 2026 harus benar-benar dipersiapkan agar keinginan Pak Menteri dapat tercapai, terutama percepatan pengurusan sertipikat yang ditargetkan sebanyak enam juta bidang tanah tahun ini. Jika program ini bisa diperluas, tema-temanya harus dipilih tepat. Dengan demikian tahun 2026 kita dapat menambah kekuatan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







