Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Terima Hibah Tanah dari Pemkab Asahan untuk Pembangunan MAN Insan Cendekia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemenag Terima Hibah Tanah dari Pemkab Asahan untuk Pembangunan MAN Insan Cendekia
Foto: (Sumber: Bupati Asahan Taufik Zainal Arifin menyerahkan sertifikat penyerahan tanah hibah kepada Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i. ANTARA/HO-Kemenag..)

Pantau - Kementerian Agama (Kemenag) menerima hibah tanah seluas 94.030 meter persegi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan untuk pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Asahan.

Sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat untuk Pendidikan Berkualitas

Penyerahan sertifikat hibah dilakukan langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Arifin, kepada Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i.

Romo Syafi’i menyambut baik langkah Pemkab Asahan yang dinilai sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo untuk membentuk generasi muda bangsa yang unggul dan berkualitas.

"Apa yang diberikan Bupati Asahan hari ini merupakan contoh yang baik bagi terbentuknya karakter generasi bangsa yang unggul dan ini sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo yaitu terwujudnya generasi muda bangsa yang berkualitas", ungkap Wamenag.

Ia menekankan bahwa generasi muda masa depan harus cerdas secara intelektual, santun secara moral, dan mampu bersaing di tingkat global.

Kemenag, lanjutnya, terus berkomitmen mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan, termasuk dengan memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul.

"Pendirian MAN IC merupakan kawah candradimuka bagi lahirnya generasi muslim yang cerdas, bermoral, dan unggul. MAN Insan Cendekia hadir di Kabupaten Asahan, Insya Allah akan lahir generasi muda Indonesia yang beriman, berakhlak, cerdas dan berkualitas sekaligus membanggakan bagi daerah", tegasnya.

MAN IC Asahan Jadi Upaya Nyata Tingkatkan SDM Daerah

Wamenag menyebut bahwa madrasah telah menunjukkan kemampuannya bersaing dengan pendidikan umum dalam berbagai bidang seperti sains, seni, olahraga, dan teknologi.

Ia menegaskan bahwa yang membedakan madrasah adalah penekanan pada penguatan spiritualitas, yang menjadi dasar pembentukan karakter siswa yang beriman dan bertakwa.

"Siswa madrasah mampu menunjukkan prestasinya, namun hal yang membedakan antara pendidikan di madrasah dan pendidikan umum yaitu penguatan spiritualitas sebagai dasar fundamental pembentukan karakter siswa yang beriman dan bertakwa", katanya.

Kemenag juga memastikan pembangunan madrasah akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang representatif.

"Sehingga, memberikan kenyamanan sekaligus kebanggaan bagi siswa madrasah, orang tua, Pemkab Asahan, dan tentunya keluarga besar Kementerian Agama", ujar Wamenag.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Arifin menyatakan bahwa tanah hibah seluas 10 hektare tersebut disiapkan tidak hanya untuk MAN IC, tetapi juga untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Pembangunan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Asahan.

"Hibah tanah ini kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab bagi peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan. Lewat pendidikan madrasah akan lahir generasi muda bangsa yang cerdas, unggul, berakhlak dan soleh", ujar Bupati Taufik.

Penulis :
Aditya Yohan