Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BRIN Susun Proyeksi Teknologi Masa Depan Demi Arah Industrialisasi Indonesia Hingga 2050

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

BRIN Susun Proyeksi Teknologi Masa Depan Demi Arah Industrialisasi Indonesia Hingga 2050
Foto: Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria ditemui di sela-sela Sidang Terbuka Majelis Pengukuhan Profesor Riset BRIN di Jakarta, Selasa 25/11/2025 (sumber: ANTARA/Sean Filo Muhamad)

Pantau - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mempersiapkan proyeksi teknologi masa depan untuk memastikan arah industrialisasi Indonesia sesuai dengan perkembangan global hingga tahun 2030, 2040, dan 2050.

Kepala BRIN, Arif Satria, mengungkapkan hal tersebut saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis.

"BRIN saat ini sedang mempersiapkan bagaimana kita melakukan future technology forecast. Jadi bagaimana memprediksi dan memproyeksikan teknologi-teknologi yang akan berkembang pada tahun 2030, 2040, 2050," ungkapnya.

Langkah ini diambil untuk menghindari ketertinggalan teknologi dalam investasi industri ketika fasilitas produksi mulai beroperasi.

"Sehingga jangan sampai kita akan melakukan investasi, kemudian ternyata ketika pabriknya sudah jadi, teknologinya sudah ketinggalan," ia mengungkapkan.

BRIN Siap Berkolaborasi dengan Danantara dan Swasta

BRIN menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis bagi Badan Pengelola Investasi Danantara maupun sektor swasta dalam memproyeksikan arah industrialisasi nasional.

"BRIN siap menjadi partner bagi Danantara, bagi swasta yang ada di Indonesia dalam memproyeksikan kerangka industrialisasi kita ke depan seperti apa, dan teknologi yang harus disiapkan seperti apa, dan kita siapkan riset bersama-sama," ujar Arif.

Rencana kolaborasi tersebut mencakup penyusunan dan pelaksanaan riset bersama yang selaras dengan kebutuhan industri masa depan.

BRIN juga terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi guna mendukung penguatan riset dan pengembangan teknologi sebagai fondasi pembangunan industri nasional.

Fokus Riset Dirgantara dan Pengembangan Konektivitas

Selain proyeksi teknologi, BRIN juga sedang mengembangkan riset di sejumlah sektor strategis, salah satunya sektor dirgantara.

Salah satu proyek utama adalah percepatan pengembangan pesawat N219 hasil kerja sama antara BRIN dan PT Dirgantara Indonesia.

BRIN juga tengah mengembangkan pesawat amfibi sebagai solusi untuk memperkuat konektivitas antarpulau di Indonesia.

"Dan itu akan sangat bagus dan membanggakan, karena itulah cara kita untuk meningkatkan konektivitas antarpulau di Indonesia," ujar Arif.

BRIN menegaskan bahwa semua langkah ini dirancang untuk memastikan bahwa pembangunan industri nasional sejalan dengan tren teknologi global yang terus berkembang.

Penulis :
Shila Glorya