
Pantau - Sebanyak 44 rumah warga di Kota Serang, Banten, mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang terjadi hingga Jumat.
Kerusakan Rumah Tersebar di Enam Kecamatan
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang, Diat Hermawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan final situasi kebencanaan per pukul 14.00 WIB, kerusakan terjadi karena hujan deras yang disertai angin kencang.
"Total rumah rusak mencapai 44 unit. Jenis kerusakan bervariasi mulai dari atap dapur ambruk, dinding roboh, hingga kerusakan pada bagian depan rumah," ungkapnya.
Kerusakan rumah terjadi di enam kecamatan, yakni Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, Walantaka, Curug, Serang, dan Taktakan.
Kecamatan Walantaka menjadi wilayah dengan jumlah laporan kerusakan terbanyak, khususnya di Kelurahan Pengampelan, di mana sejumlah rumah mengalami kerusakan pada bagian dapur dan atap akibat cuaca buruk pada Senin, 12 Januari.
Di Kecamatan Taktakan dan Kasemen, beberapa rumah dilaporkan rusak akibat tertimpa pohon tumbang yang menimpa atap dan dapur warga.
Banjir dan Pohon Tumbang Perparah Dampak
Selain kerusakan rumah, cuaca ekstrem juga menyebabkan banjir yang merendam 1.629 rumah warga.
Tercatat pula 11 kejadian pohon tumbang yang terjadi di jalur protokol, menghambat aktivitas dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
" Kami melakukan penanganan pohon tumbang dan asesmen rumah roboh serta pendataan untuk wilayah yang terdampak," ujar Diat Hermawan.
BPBD Kota Serang telah menurunkan tim untuk melakukan asesmen kerusakan serta membantu proses penanganan langsung di lapangan.
Total warga terdampak akibat rangkaian bencana hidrometeorologi ini mencapai 1.809 kepala keluarga atau sekitar 6.544 jiwa.
"Untuk banjir hingga saat ini sudah mulai surut dan warga mulai membersihkan rumahnya masing-masing," ia menambahkan.
BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana serta yang memiliki pohon besar di sekitar rumah untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.
- Penulis :
- Arian Mesa







