Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BNPB Catat Angin Kencang dan Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Sejumlah Daerah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Catat Angin Kencang dan Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Sejumlah Daerah
Foto: (Sumber : Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam siniar bersama ANTARA TV membahas sejumlah isu strategis terkait penanggulangan bencana di Kantor Antara Heritage Center di Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo..)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatat kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang dan puting beliung melanda sejumlah wilayah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir hingga menyebabkan kerusakan rumah serta berdampak pada puluhan kepala keluarga.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan laporan tersebut di Jakarta.

Angin kencang yang terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada Rabu 4 Maret menyebabkan satu warga mengalami luka.

Peristiwa tersebut juga merusak 17 rumah serta sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebut.

Di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, cuaca ekstrem berdampak pada 28 kepala keluarga.

Kerusakan rumah di wilayah tersebut terdiri dari 12 rumah rusak ringan, 14 rumah rusak sedang, dan dua rumah rusak berat.

Cuaca Ekstrem Terjadi di Luar Pulau Jawa

Kejadian cuaca ekstrem juga dilaporkan terjadi di luar Pulau Jawa.

Di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, cuaca ekstrem pada Rabu 4 Maret berdampak kepada 62 kepala keluarga.

Peristiwa tersebut merusak 61 unit rumah yang tersebar di enam desa dalam satu kecamatan.

Kondisi di wilayah tersebut saat ini dilaporkan mulai berangsur normal.

Angin puting beliung juga terjadi pada hari yang sama di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Peristiwa tersebut berdampak pada 11 kepala keluarga.

Kejadian serupa juga terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Di wilayah tersebut, angin puting beliung berdampak pada 31 kepala keluarga.

BNPB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Hingga saat ini penanganan darurat masih dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat setempat.

Penanganan tersebut termasuk melalui perbaikan rumah secara mandiri oleh warga di wilayah terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan.

Masyarakat juga diminta melakukan langkah mitigasi seperti memangkas dahan pohon yang berpotensi tumbang serta memeriksa kondisi atap rumah.

Penulis :
Aditya Yohan