HOME  ⁄  Nasional

Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Diperkuat Tiga Pesawat untuk Cegah Karhutla

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Operasi Modifikasi Cuaca di Riau Diperkuat Tiga Pesawat untuk Cegah Karhutla
Foto: Persiapan operasi modifikasi cuaca oleh pesawat BNPB di Provinsi Riau dengan menyemai garam di awan yang potensial (sumber: Pemprov Riau)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana bersama Kementerian Kehutanan dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengerahkan tiga pesawat untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Provinsi Riau pada Selasa, 21 April 2026 pukul 16:44 WIB guna mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Tiga Pesawat Dikerahkan untuk Pembasahan Lahan

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Damkar Riau Jim Gafur menyampaikan bahwa operasi ini merupakan upaya membasahi lahan agar potensi karhutla dapat ditekan.

Ia mengungkapkan, "Saat ini sudah ada tiga pesawat yang melakukan kegiatan OMC di Riau, yakni dua pesawat dari BNPB dan satu pesawat dari Kemenhut yang berkolaborasi dengan BMKG."

Pesawat pertama yakni Cessna C208 PK-JVH milik BNPB telah beroperasi selama 21 hari dengan total 43 sortie dan menyemai 43 ton garam.

Pesawat kedua yaitu THRUSH S2R-T34 PK-KHH milik BNPB telah beroperasi selama 11 hari dengan 10 sortie dan menyemai 10 ton garam.

Sementara itu pesawat ketiga Cassa 212-200 A-2107 milik Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan BMKG telah beroperasi selama 4 hari dengan 6 sortie dan menyemai 4,8 ton garam.

Operasi Berlanjut Sesuai Potensi Awan

Jim Gafur menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca akan terus dilakukan selama terdapat potensi awan di wilayah Riau.

Ia mengatakan, "OMC akan terus dilaksanakan di Riau ketika ada awan potensial. Baik itu siang ataupun malam hari."

Kegiatan OMC yang saat ini berlangsung merupakan tahap kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada awal Februari 2026.

Fokus operasi berada di wilayah pesisir timur Riau yang meliputi Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai.

Penulis :
Shila Glorya